Lumba-lumba Muncul di Pulau Pramuka Kepulauan Seribu, Begini Ceritanya

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Minggu, 11 Okt 2020 22:43 WIB
Kawanan Lumba-lumba terlihat di perairan Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Peristiwa itu direkam oleh petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Kepulauan Seribu saat bertugas membersihkan sampah di laut.
Foto: Tangkapan Layar Lumba-lumba di Kepulauan Seribu
Jakarta -

Kawanan lumba-lumba terlihat berenang di perairan Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Hal itu diketahui dari video yang diunggah akun Instagram @sudin_lh_p1000.

Pejabat Humas Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta, Yogi Ikhwan mengatakan kemunculan lumba-lumba ini terjadi pada Sabtu (10/10) lalu sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, petugas kebersihan laut Suku Dinas (Sudin) LH Kepulauan Seribu sedang melakukan penanganan sampah rutin.

"Itu video diambil kemarin Sabtu (10/10) jam 09.00 pagi dalam kegiatan penanganan rutin sampah. Jadi memang perahu katamaran itu perahu yang kita angkutin sampah ke situ. Pas lagi di Perairan Pulau Pramuka ketemu rombongan lumba-lumba dan dia ngawal perahu itu. Ngawal dia di samping, di depan, di bawah, terus ikutin di depan, ramai satu gerombolan," kata Yogi ketika dihubungi, Minggu (11/10/2020).

Yogi menyebut kemunculan lumba-lumba di Kepulauan Seribu bukan kali ini saja. Dia menyebut kawanan lumba-lumba belakangan kerap muncil bahkan di perairan pulau yang berpenghuni.

"Beberapa waktu belakangan memang sering muncul, tapi kadang nggak sempat kerekam. Kalau dulu-dulu munculnya di laut agak lepas, jauh dari pulau-pulau. Tapi sekarang dekat perairan Pulau Pramuka nih, pulau yang memang ada penghuninya," ujar Yogi.

Kehadiran lumba-lumba ini, sebut Yogi, menambah semangat para petugas.

"Cuma itu bagi kita tambah semangat saja teman-teman di lapangan merasa... kita tahu lumba-lumba itu firasatnya kuat, dia nggak mau orang yang punya niat jahat bikin kerusakan lingkungan, dia pasti nggak mau dekat. Teman-teman lagi bersihin gitu tiba-tiba dia muncul, ikutin perahunya jadi di kalangan pasukan oranye DLH jadi simbol mungkin kegiatan kita disambut lumba-lumba," tambahnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas LH DKI Andono Warih menyebut, kehadiran lumba-lumba di perairan Pulau Pramuka menjadi indikasi perbaikan lingkungan laut di Kepulauan Seribu.

"Intinya, ada indikasi perbaikan lingkungan perairan laut Kepulauan Seribu," kata Andono.

(maa/maa)