650 Traffic Cone di Jakarta Rusak Dibakar Massa Demo

Wilda Nufus - detikNews
Minggu, 11 Okt 2020 10:44 WIB
Aparat masih berupaya membubarkan massa demo penolak UU Cipta Karya yang ricuh di Harmoni, Jakarta Pusat (Jakpus).
Ilustrasi (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan traffic cone untuk pembatas jalur sepeda turut jadi sasaran amukan massa pendemo tolak omnibus law UU Cipta Kerja. Total ada 650 unit traffic cone yang rusak dibakar massa.

"Untuk total kerugian kemarin sudah disampaikan oleh Pak Gubernur total sekitar Rp 65 miliar jadi dari sarana-prasarana lalu lintas kemudian fasilitas pendukungnya apakah itu dari halte kemudian traffic line, rambu lalu lintas juga termasuk jalannya traffic cone. Bisa kita lihat sekarang, jumlah traffic cone yang kami manfaatkan untuk memberikan batasan dari jalur sepeda sementara itu berkurang cukup banyak, karena sekitar 650 unit traffic cone itu dibakar massa," jelas Syafrin kepada wartawan di Bundaran HI, Minggu (11/10/2020).

Selain itu, Syafrin menyebut ada 173 sepeda sewaan yang juga turut dibakar massa pendemo. Kendati demikian, Syafrin berharap operator sepeda sewaan dapat segera menyiapkan kembali sepeda-sepeda itu untuk masyarakat yang ingin menggunakannya di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.

"Untuk sepeda sewa memang ini menjadi tanggung jawab dari operator. Jadi ada sekitar 173 sepeda sewa yang dibakar dan hilang. Tentu kami harapkan operator itu segera menyiapkan kembali sepeda sewa untuk titik tertentu yang sudah disepakati, agar masyarakat yang biasa menggunakan sepeda sewa pada back station yang sudah disiapkan itu tetap tersedia," ucapnya.

Diketahui, puluhan halte TransJakarta dan fasilitas umum lainnya dirusak hingga dibakar massa demo omnibus law kemarin. Diperkirakan, total kerugian atas kerusakan tersebut mencapai Rp 65 miliar.

"Diperkirakan (kerugian) Rp 65 miliar. Itu kurang-lebih hampir semua," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (9/10).

Total ada 25 halte TransJakarta yang dirusak dan dibakar massa. Selain itu, ada rambu lalu lintas yang dirusak dan pos polisi yang dibakar.

Riza pun mengimbau massa tidak lagi melakukan perusakan ketika melakukan aksi unjuk rasa. Sebab, fasilitas umum tersebut dipergunakan oleh masyarakat banyak.

Tonton juga 'Cerita Demonstran: Rusak Mobil Polisi Berujung Tersangka':

[Gambas:Video 20detik]

(isa/isa)