Kemlu Cek Info Wanita WNI Ditangkap Rencanakan Bom Bunuh Diri di Filipina

Yulida Medistiara - detikNews
Sabtu, 10 Okt 2020 13:22 WIB
Plt Jubir Kemlu Teuku Faizasyah.
Foto: Jubir Kemlu Teuku Faizasyah. (Andhika-detikcom)
Jakarta -

Seorang wanita berkewarganegaraan Indonesia (WNI) ditangkap di Filipina bagian selatan karena diduga merencanakan serangan bom bunuh diri. Kementerian Luar Negeri akan menelusuri informasi tersebut.

"Perwakilan RI di Filipina (KBRI di Manila dan KJRI di Davao) masih dalam proses mengkonfirmasikan kebenaran berita ini dengan otoritas setempat (Filipina)," kata jubir Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah, saat dihubungi, Sabtu (10/10/2020).

KBRI di Manila dan KBRI di Davao akan berkomunikasi dengan otoritas Filipina terkait informasi tersebut. Namun belum diketahui hingga kapan pengumpulan informasi tersebut dilakukan.

Sebelumnya diberitakan, seorang wanita berkewarganegaraan Indonesia (WNI) ditangkap di wilayah Filipina bagian selatan dalam penggerebekan pada Sabtu (10/10) dini hari waktu setempat. Wanita WNI ini dicurigai merencanakan serangan bom bunuh diri.

Dilansir AFP, Sabtu (10/10/2020), Satuan Tugas Gabungan militer untuk wilayah Filipina bagian selatan menuturkan dalam pernyataan mereka bahwa seorang wanita Indonesia bernama Rezky Fantasya Rullie ditangkap dalam penggerebekan di Jolo, Provinsi Sulu.

Rezky diyakini sebagai janda dari seorang militan asal Indonesia yang tewas di Sulu pada Agustus lalu.

Disebutkan juga oleh Satuan Tugas Gabungan bahwa WNI ini juga diyakini sebagai anak perempuan dari dua pengebom bunuh diri yang menewaskan 21 orang di sebuah katedral Katolik di Jolo, tahun lalu. Serangan itu diduga didalangi oleh sebuah kelompok terkait militan Abu Sayyaf.

"Kami telah mengejar teroris asing pengebom bunuh diri di Sulu setelah ledakan bom kembar di kota Jolo (pada Agustus)," tutur Brigadir Jenderal William Gonzales dari Satuan Tugas Gabungan tersebut.

"Rullie menjadi yang pertama dalam daftar kami sejak kami menerima laporan intelijen bahwa dia akan melakukan (sebuah) bom bunuh diri," ungkapnya.

Rezky ditahan bersama dua wanita lainnya yang menikah dengan anggota kelompok Abu Sayyaf.

Tonton video 'Konvoi Wapres Afghanistan Diserang Bom Bunuh Diri':

[Gambas:Video 20detik]



(yld/idh)