46 Halte TransJ Rusak Pascademo Ricuh, Anies Taksir Biaya Perbaikan Rp 65 M

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 10 Okt 2020 10:42 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau halte TransJ Bundaran HI yang rusak akibat demo tolak omnibus law.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau Halte TransJakarta Bundaran HI yang dirusak massa. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan ada puluhan halte TransJakarta yang rusak akibat demo omnibus law Cipta Kerja yang berujung ricuh. Tiga halte di antaranya rusak berat dan harus dirombak total.

"Jadi ada 46 halte yang mengalami kerusakan, kemudian ada tiga halte yang rusak berat. Ini seperti halte di Bundaran HI, Tosari, sama Sawah Besar. Itu rusak berat yang harus dirombak total," kata Anies setelah meninjau Halte TransJakarta Bundaran HI, Jakarta Pusat, Sabtu (10/10/2020).

Anies mengatakan halte TransJakarta yang rusak sudah bisa digunakan secara temporer hari Senin (12/10). Ditargetkan, halte TransJakarta beroperasi secara normal dalam lima minggu.

"Nah, kita ingin hari Senin ini sudah bisa digunakan lagi temporer, tapi belum keseluruhannya. Karena separuh akan dipakai dan separuh dimulai pembangunan. Kita berharap dalam lima minggu ini semua sudah mulai beroperasi lagi," kata Anies.

Anies memperkirakan biaya perbaikan halte TransJakarta yang rusak mencapai Rp 65 miliar.

"Untuk halte itu diperkirakan sejauh ini ya, per hari ini Rp 65 miliar. Angkanya cukup besar ini bukan angka yang kecil, dan bisa dibilang ini halte terbaik di Indonesia yang rusak ini. Kalau terbaru itu ini satu di Bundaran HI dan di Tosari. Kita akan segera kembalikan supaya bisa berfungsi lagi dengan baik," ujar Anies.

Seperti diketahui, sejumlah halte TransJakarta mengalami kerusakan pada demo omnibus law pada Kamis (8/10). Bahkan Halte TransJakarta Bundaran HI dan Tosari terbakar.

46 Halte Rusak Imbas Demo Ricuh, Anies: Kerugian Ditaksir Rp 65 M:

[Gambas:Video 20detik]



(dkp/dkp)