Anggota TGPF-Prajurit TNI Korban Penembakan KKB Diterbangkan ke Jakarta

Saiman - detikNews
Sabtu, 10 Okt 2020 07:25 WIB
TGPF Intan jaya menuju Sagupa
Rombongan TGPF Intan Jaya (Saiman/detikcom)
Timika -

Dosen Universitas Gadjah Mada (UGM), Bambang Purwoko, yang tergabung dalam Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya, menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB). Bambang dievakuasi menggunakan pesawat TNI AU menuju Jakarta.

Asops Kogabwilhan III Brigjen TNI Suswatyo mengatakan korban penembakan KKB sudah dievakuasi ke Timika dan langsung diterbangkan ke Jakarta. Kedua korban tersebut adalah Bambang Purwoko dan prajurit TNI Sertu Faisal Akbar.

"Dua korban atas nama Bambang dan Sertu Faisal sudah dievakuasi dan langsung diterbangkan ke Jakarta menggunakan pesawat AU," Kata Suswatyo kepada wartawan, Sabtu (10/10/2020).

Seperti diketahui, rombongan TGPF penembakan di Intan Jaya, Papua, ditembaki KKB. Rombongan dihadang dan ditembaki KKB setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Info sementara, benar terjadi penghadangan oleh KKB setelah laksanakan olah TKP di Hitadipa menuju Sugapa. Korban 1 militer dan 1 tim investigasi," kata Kapen Kogabwilhan III, Kolonel Czi IGN Suriastawa kepada wartawan, Jumat (9/10).

Penembakan terjadi di daerah Kampung Mamba Bawah, Distrik Hipadita, Intan Jaya, hari ini pukul 15.30 WIT. Saat itu TGPF sedang kembali dari Distrik Hitadipa menuju ke Sugapa.

Korban penembakan pertama adalah Satgas Apter Hitadipa, Sertu Faisal Akbar, yang mengalami luka tembak di pinggang dan dalam kondisi sadar. Satu korban lain ialah dosen UGM yang masuk ke dalam TGPF, Bambang Purwoko, yang saat ini juga dalam kondisi sadar. Bambang mengalami luka tembak di pergelangan kaki kiri dan pergelangan tangan kiri.

Aparat keamanan memberikan respons atas kejadian penembakan ini. Tim Satgas Nemangkawi dibantu Brimob dan TNI dikerahkan untuk mengejar para pelaku.

"Kapolda Papua (Irjen Paulus Waterpaw) telah perintahkan Dirkrimum, Kasatbrimob untuk koordinasi dengan TNI dan Satgas Nemangkawi untuk mengejar pelaku penembakan di Intan Jaya," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono dalam keterangan tertulis, Jumat (9/10).

(rfs/rfs)