Ketua Satgas COVID-19 ke Kepala Daerah: Jangan Biarkan Terjadi Kerumunan

Yulida Medistiara - detikNews
Jumat, 09 Okt 2020 17:44 WIB
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Letjen TNI Doni Monardo (YouTube BNPB)
Foto: Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Letjen TNI Doni Monardo (YouTube BNPB)
Jakarta -

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo berbicara terkait demonstrasi yang baru-baru ini terjadi, ia mengajak masyarakat hingga kepala daerah memperhatikan protokol kesehatan COVID-19. Doni meminta agar pimpinan di tingkat pusat dan daerah tak membiarkan adanya kerumunan.

"Saya selaku Ketua Gugus Tugas mengajak seluruh komponen masyarakat, seluruh pimpinan di berbagai lapisan baik di pusat dan daerah, untuk memperhatikan protokol kesehatan," kata Doni, dalam talkshow yang disiarkan di YouTube BNPB Indonesia, Jumat (9/10/2020).

"Jangan sampai kita membiarkan terjadinya kerumunan yang berdampak pada keselamatan. Solus populi suprema lex. Keselamatan rakyat adalah hukum yang tertinggi," ungkapnya.

Doni mengatakan hingga kini penanganan kesehatan sudah semakin baik, dia berharap agar dokter yang bertugas menangani Corona tidak kelelahan sehingga ada waktu untuk beristirahat. Oleh karenanya ia meminta supaya masyarakat mematuhi protokol kesehatan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Ia mengatakan kelompok orang tanpa gejala (OTG) sangat berbahaya dan bisa menularkan ke orang lain, terutama ke kelompok rentan. Lansia dan orang yang memiliki penyakit bawaan akan berisiko jika terpapar COVID-19.

"Kelompok OTG ini adalah silent killer pembunuh potensial ketika mereka pulang ke rumah mereka tanpa sadar tanpa sengaja lantas bisa menulari keluarga yang lain dan apalagi keluarga tersebut punya resiko tinggi punya penyakit komorbid dan lansia maka sangat fatal," katanya.

(yld/bar)