Kondisi Terkini Halte Sarinah Usai Dibakar: Atap Hangus-Lantai Jebol

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Jumat, 09 Okt 2020 12:50 WIB
Kondisi terkini halte Sarinah pasca dibakar massa demo kemarin
Kondisi terkini Halte Sarinah setelah dibakar massa demo kemarin (Sachril/detikcom)
Jakarta -

Halte Transjakarta (TransJ) Sarinah, Jakarta Pusat (Jakpus), dibakar massa pendemo ricuh kemarin. Atap halte hangus terbakar serta lantainya jebol.

Pantauan detikcom, Jumat (9/10/2020) sekitar pukul 11.50 WIB di Halte TransJ Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakpus, sebagian atap bangunan ini hangus terbakar dan menghitam. Kerangka atap pun terlihat.

Tak hanya itu, imbas terbakarnya halte juga membuat lantai jebol. Sebagian lantai halte dari plat bordes ini hilang dan terangkat. Kerangka di dasar bangunan halte TransJ ini terlihat.

Kondisi terkini halte Sarinah pasca dibakar massa demo kemarinKondisi terkini halte Sarinah setelah dibakar massa demo kemarin (Sachril/detikcom)

Ada banyak lampu yang pecah akibat terbakar. Kaca-kaca di halte juga ini pecah, terlihat bekas pecahan yang berserakan di sekitar.

Selain itu, dua televisi di halte juga pecah. Papan petunjuk rute TransJ juga terbakar. Akses keluar-masuk penumpang ditutupi dengan seng berwarna putih.

Berjalan lagi ke arah jembatan penyeberangan orang (JPO) Halte TransJ Sarinah, ada satu lampu yang menggantung ke bawah. Lalu ada coretan yang bertulisan 'Kerja tidur UU Ngawur' di samping JPO.

Terlihat ada petugas PLN yang sedang melakukan pengecekan listrik. Selain itu, ada petugas Dinas Kebersihan Provinsi DKI Jakarta yang sedang melakukan pembersihan.

Halte Transjakarta Sarinah saat ini tidak digunakan untuk sementara. TransJ yang beroperasi menerima atau menurunkan penumpang di halte bus Jalan MH Thamrin, setelah Halte TransJ Sarinah.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut ada puluhan halte yang rusak imbas demo omnibus law ricuh. Anies Baswedan menyebut kerugian dari kerusakan ini mencapai puluhan miliar rupiah.

"Memang kita, total kerusakan ada 20 halte, diperkirakan kerugian sekitar, kerusakannya sekitar Rp 55 miliar," kata Anies Baswedan di Halte Tosari, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2020).

Anies Baswedan menargetkan seluruh fasilitas publik di Jakarta bisa dipakai kembali setelah demo ricuh memprotes omnibus law. Anies menargetkan seluruh puing sisa kericuhan sudah disingkirkan siang nanti.

"Jadi sekarang Jumat pagi ini targetnya adalah seluruh fasilitas publik di Jakarta bisa digunakan. Lalu lintas bisa berjalan dengan baik, kemudian semua sampah bisa segera habis, insyaallah sudah habis. Puing-puing yang masih terus diselesaikan karena sebagian ini masih perlu waktu untuk membersihkan," ucap Anies.

(eva/eva)