Gerindra Sambut Baik Visa AS untuk Prabowo: Menguntungkan Kedua Negara

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Jumat, 09 Okt 2020 07:22 WIB
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto (tengah) bersiap mengikuti rapat kerja bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Komisi I DPR di kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (18/6/2020). Rapat kerja tersebut membahas kesiapan Kemhan dan TNI menghadapi bentuk ancaman keamanan baru di Indonesia, perkembangan Prolegnas dan penyusunan peraturan pelaksana undang-undang negara di bidang pertahanan dan kesiapan TNI dalam pelibatan pengimplementasian tatanan kehidupan baru (new normal).  ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.
Menhan Prabowo Subianto (Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Jakarta -

Partai Gerindra menyambut baik diberikannya kembali visa Amerika Serikat untuk Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Gerindra menyebut pemberian visa itu menguntungkan bagi Indonesia dan Amerika.

"Kami menyambut baik. Kami nggak mau berasumsi, tapi yang jelas pemberian visa itu menguntungkan kedua negara," kata juru bicara Partai Gerindra, Habiburokhman, kepada wartawan, Kamis (8/10/2020).

Habiburokhman turut gembira dengan diundangnya Ketum Gerindra itu ke Amerika setelah 20 tahun. Hal itu menurutnya juga menjadi pembuktian jika Prabowo tidak terkait dengan tuduhan pelanggaran HAM yang selama ini dialamatkan kepadanya.

"Ya tentu bagus kalau benar begitu. Soal penghilangan paksa kan jelas putusan kasus Tim Mawar sama sekali tidak menyebut nama Pak Prabowo. Pak Prabowo clear dari kasus HAM apapun. Selama ini tuduhan pelanggaran HAM lebih merupakan permainan politik dalam negeri," ujarnya.

HabiburokhmanJubir Partai Gerindra, Habiburokhman. Foto: dok. Istimewa

Jabatan Prabowo sebagai Menhan RI menurut Habiburokhman juga berperan dalam diplomasi perdamaian. Karena itulah, anggota Komisi III DPR itu menyebut kehadiran Prabowo dibutuhkan di negara besar seperti Amerika.

"Di sisi lain sudah menjadi konvensi internasional bahwa jabatan Menhan itu mengemban tugas diplomasi dalam rangka menjaga perdamaian dunia. Tentu Pak Prabowo diperlukan kehadirannya ke negara-negara besar, seperti AS," ujar Habiburokhman.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan menjawab kabar Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto mendapat visa masuk Amerika Serikat (AS). Kemenhan memastikan Prabowo diundang ke Amerika Serikat.

"Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto diundang oleh Pemerintah Amerika Serikat melalui Menteri Pertahanan Amerika Serikat Mark Esper untuk berkunjung ke Amerika Serikat pada tanggal 15-19 Oktober 2020," kata Dahnil Anzar dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/10).

"Undangan ini untuk melanjutkan pembicaraan detail terkait kerja sama bilateral bidang pertahanan," ucap Dahnil.

(azr/dhn)