KSPI Tak Ikut Demo Omnibus Law di Depan Istana Hari Ini

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Kamis, 08 Okt 2020 07:08 WIB
Presiden KSPI, Said Iqbal, hadir saat KSPI memberikan keterangan pers di hadapan awak media di Jakarta, Minggu (16/2/2020).
Foto: Presiden KSPI Said Iqbal (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menyatakan akan menggelar demo menolak omnibus law UU Cipta Kerja hari ini di Istana Merdeka. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyatakan pekerja dan buruh tak ikut bergabung dengan aksi mahasiswa itu.

"Tidak (demo di Istana Negara)," kata Presiden KSPI, Said Iqbal kepada wartawan, Rabu (7/10/2020).

KSPI bersama buruh menyatakan unjuk rasa di lingkungan pabrik masing-masing. Tak melebur dengan mahasiswa di Istana Merdeka.

"Kami unjuk rasa di lingkungan pabrik masing-masing," ujarnya.

Said Iqbal mengatakan aksi buruh dan pekerja ingin berjalan dengan damai dan tertib. Aksi itu dimaksudkan sesuai dengan peraturan dan undang-undang (UU).

"Unjuk rasa serempak secara nasional dengan damai, tertib, dan tidak (ada) anak sesuai UU No 9 Tahun 1998 dan UU No 21 Tahun 2000 Pasal 4," imbuhnya.

Seperti diketahui, ribuan mahasiswa berencana menggelar aksi demo ke Istana Merdeka besok. Diperkirakan ada lebih dari 5.000 mahasiswa dari 300 kampus di seluruh Indonesia yang bergabung dalam aksi ini.

Simak juga video 'Mahasiswa Akan Demo di Istana Hari Ini, Bagaimana dengan Buruh?':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2