Gaungkan Wacana Riau Pesisir, Annas Maamun Dinilai Caper Usai Keluar Penjara

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Selasa, 06 Okt 2020 14:55 WIB
Annas Maamun
Annas Maamun (Foto: Tya Eka)

Tito menilai Annas tak akan mampu menjadi motor pemekaran provinsi di Riau. Apalagi, katanya, warga juga belum tentu ingin ada pemekaran.

"Ya bisa-bisa saja (pemekaran provinsi), memungkinkan, tergantung sekarang siapa yang membawa misi itu. Itu kan harus ada lobi-lobi yang kuat, sekarang siapa motornya? Apakah sanggup Pak Annas Maamun menjadi motornya sendiri? Rasa-rasanya tidak sangguplah, apalagi masyarakat pesisir belum tentu juga mau mekar," kata tito.

Sebelumnya, Annas dihukum 7 tahun penjara karena terbukti korupsi. Belakangan, dia mendapat grasi dari Presiden Jokowi sehingga hukumannya menjadi 6 tahun penjara. Setelah bebas dari penjara, Annas langsung beraksi menggaungkan isu pemekaran provinsi.

"Ini Provinsi Riau Pesisir jadi, Pak, yakinlah. Saya targetkan tiga bulan lagi jadi Provinsi Riau Pesisir, betul, Pak. Sebab, saya kenal orang itu," kata Annas di rapat paripurna tersebut yang disambung dengan tepuk tangan.

Ucapan tersebut disampaikan Annas dalam rapat paripurna hari ulang tahun terbentuknya Rokan Hilir (Rohil), Minggu (4/10). Dalam rapat paripurna itu, Annas mengklaim, dalam tiga bulan ke depan, Riau Pesisir bakal disahkan pemerintah pusat.

Video ucapan Annas itu kemudian viral. Annas juga mengklaim rencana pembentukan Riau Pesisir sudah disampaikan ke Moeldoko.


(cha/haf)