Round-Up

Tak Ada Rasa Ngeri: Demam Pool Party di Sumut Padahal Pandemi

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 06 Okt 2020 05:16 WIB
Screenshot video dari akun Twitter @dionismee
Foto: Screenshot video viral pool party di Hairos Water Park (dok. Twitter @dionismee)
Medan -

Demam pesta kolam renang atau pool party sepertinya sedang terjadi di Sumatera Utara (Sumut). Hal ini seolah menunjukkan tak ada rasa ngeri meski saat ini pandemi Corona masih terjadi.

Rekaman video viral yang menunjukkan kerumunan warga di Hairos Water Park, Deli Serdang, sempat bikin heboh. Dalam video itu, warga terlihat berkerumun di dalam kolam.

Selain tak ada jaga jarak, warga juga tak memakai masker. Warga terlihat berjoget hingga saling memercikkan air sambil mengikuti alunan musik dari DJ yang tampil dari atas pentas di pinggir kolam.

Peristiwa itu kemudian berbuntut panjang. Pengelola awalnya mendapat teguran keras. Selanjutnya, Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi memerintahkan Satgas COVID-19 Sumut menutup tempat hiburan yang menjadi lokasi pool party itu.

"Setelah kami tinjau dan kami diperintah langsung oleh Bapak Gubsu untuk menutup, maka pagi ini sudah kami tutup. Ini hal yang sangat tidak baik, suasana pandemi, beberapa pelaku usaha tidak tepati atau mengingatkan warganya, tapi malah membuat satu pandemi atau klaster baru di Sumut," kata Wakil Ketua Operasi Satuan Tugas COVID-19 Sumut Kolonel Inf Azhar Mulyadi di Hairos Water Park, Pancur Batu, Deli Serdang, Jumat (2/10/2020).

Gubsu Edy sendiri menegaskan pihaknya tak melarang tempat usaha beroperasi selama pandemi. Asal, katanya, semua pihak harus mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penyebaran virus Corona.

"Kalau dia atur jarak, dia gunakan protokol kesehatan okelah, ekonomi kan harus bergeliat juga. Kalau seperti itu, semua orang kan jadi kena. Nggak mampu nanti rumah sakit kita," ucap Edy di Medan.

Pihak pengelola juga telah mengakui kesalahannya dan berjanji melakukan perbaikan ke depan. Namun, Polisi tak tinggal diam.

Polisi kemudian menetapkan General Manager Hairos Water Park, Edi Saputra, sebagai tersangka. Dia diduga melanggar Pasal 93 juncto Pasal 9 ayat 1 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan juncto Permen Kesehatan Nomor 01.07 Menkes-382-2020 tentang Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Virus Corona.

Selanjutnya
Halaman
1 2