Penjelasan PTIQ soal Ratusan Mahasiswa Kena Corona Dibawa ke Wisma Atlet

Tim detikcom - detikNews
Senin, 05 Okt 2020 22:32 WIB
Poster
Ilustrasi Corona (Foto: Edi Wahyono)
Jakarta -

Pihak Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al Qur'an (PTIQ) memberikan penjelasan mengenai ratusan mahasiswa yang terkonfirmasi positif Corona dan dibawa ke Wisma Atlet. Mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa pada program khusus yang tinggal di asrama.

"Di PTIQ kita telah melock asrama. Jadi ini mahasiswa-mahasiswa khusus sebenarnya yang justru tidak bergaul ke luar, karena dia di asrama dan tidak diperkenankan untuk keluar sembarang waktu, itu pun terbatas, di dalam itu fasilitasnya sudah dipenuhi semuanya," kata Wakil Rektor PTIQ, Imam Addaruquthni, saat dihubungi, Senin (5/10/2020).

Imam mengatakan kebanyakan mahasiswa yang terkena Corona itu termasuk kategori tanpa gejala atau asimtomatik. Mereka berada dalam kondisi yang baik.

"Seperti tidak ada gejala begitu, ya sejauh ini sebenarnya tidak ada yang bisa kita nyatakan dia tertular dari mana," ujar Imam.

Mengenai dugaan awal penyebab ratusan mahasiswa itu tertular, Imam belum bisa bicara banyak. Namun, kata Imam, bisa jadi mahasiswa itu tertular dari orang yang keluar masuk area asrama.

"Ada dugaan kemungkinan ya itu orang dapur yang belanja, mungkin, di dalam ada kantin sih, mungkin dari situ," ujar Imam.

"Cuman yang tukang sayur nggak kena sih. kan diswab, orang-orang dalam itu tapi sejauh ini belum ada yang merasa.... ada yang kena justru di luar, tinggal di rumah, dengan orang tuanya tapi bukan dari asrama itu, jadi ini kita tunggu saja lah tetapi sejauh ini belum ada keadaan kritis karena mereka umumnya fun," sambung Imam.

Imam mengatakan asrama para mahasiswa itu sudah dilockdown. Dia juga memastikan kampus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

"Kita juga punya tim satgas yang menurut hemat saya cukup profesional begitu ada yang tertular kemudian dilakukan mitigasi kemungkinan potensi penularan itu dengan cara akuntabel, jadi kita sudah melihat cara dan prosedurnya itu," tutur dia.

Sebelumnya, Dinkes DKI mengatakan akan melakukan tracing kontak setelah ratusan mahasiswa PTIQ yang terkonfirmasi positif Corona. Data tracing saat ini masih dalam proses.

"Yang masih bisa dirawat, memang belum ada hasilnya ya, kita lakukan pendampingan dilakukan tracing," ujar Kadinkes, Widyastuti, di kompleks Balai Kota, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (5/10).

"Data finalnya masih dalam proses, sudah ada koordinasi yang baik antara tim Dinkes dan pihak sekolah, dan Kementerian Kesehatan dibantu oleh flat isolasi mandiri," ucapnya.

(knv/idn)