Sekda Kota Bogor Minta Penataan Transportasi Tuntas dalam 2-3 Tahun

Inkana Putri - detikNews
Senin, 05 Okt 2020 20:17 WIB
Sekda rapat kerja di kantor Dishub Kota Bogor, Jalan Raya Tajur, Kota Bogor
Foto: Pemkot Bogor
Jakarta -

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah meminta Dinas Perhubungan Kota Bogor menuntaskan program dan kegiatan transportasi di Kota Bogor dalam waktu 2-3 tahun ke depan. Pasalnya, bidang transportasi merupakan program skala prioritas utama Pemerintah Kota Bogor dari enam program prioritas lainnya.

"Penataan transportasi menjadi penilaian terhadap kinerja Pemerintah Kota Bogor secara keseluruhan," ujar Syarifah dalam keterangan tertulis, Senin (5/10/2020).

Hal ini disampaikan dalam rapat kerja di kantor Dishub Kota Bogor, Jalan Raya Tajur, Kota Bogor. Menurutnya, setiap program dan kegiatan akan bisa dituntaskan jika ada konsistensi dalam pembahasannya.

"Yang menjadi masalah adalah muncul satu persoalan jika ditinggalkan maka akan menumpuk dengan pekerjaan-pekerjaan yang lain sehingga ketika kembali akan dibahas, masanya sudah lewat. Karena itu mari kita sama-sama saling mengingatkan," paparnya.

Sementara itu Kepala Dishub Kota Bogor Eko Prabowo menjelaskan saat ini terdapat berbagai program dan kegiatan, antara lain reduksi angkot, kajian trem, terminal batas kota, serta pengaturan parkir.

Ada juga program kolaborasi Dishub dan Bank BJB seperti Sistem Informasi Manajemen Pengujian Kendaraan Bermotor (SIMA Pangeran) dan Smart Parking System (SPS), yang merupakan sistem pelayanan elektronik untuk pembayaran retribusi parkir tepi jalan nontunai.

Terkait hal ini, pria yang akrab disapa Danjen ini, mengimbau agar para jajarannya dapat terus berkomitmen dan percaya diri dalam menuntaskan seluruh program.

"Sejak awal menjabat Kepala Dinas Perhubungan, saya mengajak jajaran berkomitmen untuk memiliki rasa kepercayaan sebagai modal dasar. Jika itu tidak ada, program sebagus apapun akan gagal. Dan sekarang Alhamdulillah, dengan rasa saling percaya program prioritas Dinas Perhubungan bisa kita lalui bersama, bahkan ada yang tanpa anggaran, yakni reduksi angkot 2:1," katanya.

Menurutnya, program sistem reduksi 2:1 saat ini mengurangi jumlah angkot di Kota Bogor, yang sebelumnya berjumlah 3.412 menjadi 3.312 angkot.

Sebagai informasi, kunjungan Syarifah merupakan bentuk motivasi bagi Dishub Kota Bogor dan jajaran dalam melaksanakan program serta kegiatan. Di akhir kunjungan, Syarifah juga mengapresiasi Dishub Kota Bogor yang telah melaksanakan program reduksi angkot. Raker dengan Dishub Kota Bogor juga merupakan pembuka rangkaian roadshow Syarifah ke perangkat-perangkat daerah di lingkungan Pemkot Bogor.

(mul/ega)