Hunian Sempat Sentuh 90%, Jumlah Pasien Corona di RSD Wisma Atlet Menurun

Matius Alfons - detikNews
Senin, 05 Okt 2020 16:18 WIB
Kini isolasi mandiri di DKI Jakarta dianjurkan tidak boleh dilakukan di rumah, telah disediakan tempat khusus seperti salah satunya Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet.
Wisma Atlet (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Pasien terkonfirmasi virus Corona yang menghuni Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet sempat menyentuh angka 90 persen. Saat ini, kondisi pasien Corona di RSD Wisma Atlet mulai menurun.

"Laporan pagi hari ini untuk tower 4 terhuni 40 persen, tower 5 itu sekitar 60 persen, lalu tower 6 kurang lebih 59 persen, tower 7 sekitar 66 persen. Artinya di sini kita liat huniannya tidak seperti minggu kemarin bisa sampai 90 persen," kata Koordinator RSD Wisma Atlet, Mayjen TNI dr Tugas Ratmono, saat talk show yang disiarkan secara live di YouTube BNPB, Senin (5/10/2020).

Tugas mengatakan saat ini kondisi 4 tower yang merawat pasien OTG hingga pasien bergejala ringan sampai sedang mulai melandai. Meski demikian, menurutnya jumlah ini masih tetap fluktuatif.

"Iya kali ini kita liat jumlahnya masih fluktuatif memang dengan jumlah yang masuk, namun dengan diliat dari 2 minggu terakhir ada suatu penurunan ke flat, dan cenderung grafiknya menurun. Jadi ada flat curve, menurun, landai, dan sterusnya. Menggambarkan ini ada suatu proses, mudah-mudahan mencerminkan betul betul di masyarakat juga penurunan walau kita liat jumlah penambahan kasus di Jakarta khususnya masih di atas seribu," ucapnya.

Dia pun menjelaskan kondisi terkini tower 4 dan 5 yang merawat pasien OTG baru terisi sekitar 1.666 pasien. Selain itu untuk tower 6 dan 7 yang merawat pasien bergejala ringan sampai sedang masing-masing terisi 1.800-an pasien.

"Artinya di sini kita liat huniannya tidak seperti Minggu kemarin bisa sampai 90 persen, ini hunian kali ini mudah-mudahan akan menurun menurun mudah-mudahan nanti sampai akhirnya bahwa tidak ada lagi yang dimasukkan ke Wisma Atlet, artinya mudah-mudahan Corona ini selesai," ujarnya.

Selain itu, Tugas juga menjelaskan terkait kondisi tenaga medis saat ini. Dia menyebut para tenaga medis mulai dari dokter hingga perawat dalam kondisi yang sehat dan gembira meski kelelahan.

"Kita perhatikan di sana betul untnuk gimana mereka tidak alami kelelahan, mereka selalu gembira, mereka selalu jaga fisik, imunitas tenaga kesehatan sehingga kita harap di sana betul-betul tidak ada sampai tertular atau terkena COVID-19 ini," imbuhnya.

Dia pun meminta agar para dokter tetap semangat dan selalu ikhlas dalam bertugas menangani pasien. "Para dokter tatap semangat, tetap bahagia dan selalu ikhlas dalam beri pelayanan kesehatan dalam menangani pasien COVID-19," tutupnya.

(maa/imk)