Tabung Nitrogen Perusahaan di Kalbar Meledak, 3 Sekuriti Terpental dan Luka

Adi Saputro - detikNews
Senin, 05 Okt 2020 13:18 WIB
Tabung nitrogen perusahaan di Pontianak meledak akibatkan 3 orang meninggal (Adi Saputro/detikcom)
Foto: Tabung nitrogen perusahaan di Pontianak meledak akibatkan 3 orang terluka (Adi Saputro/detikcom)
Pontianak -

Suara ledakan di dini hari bikin warga Kelurahan Batulayang, Kecamatan Pontianak Utara, Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) panik dan kaget. Ternyata suara tersebut berasal dari ledakan tabung nitrogen dari sebuah perusahaan.

Suara ledakan cukup besar itu terdengar hingga kantor Koramil 01/Pontianak Utara. Ledakan yang terjadi pada Senin (5/10/2020) pukul 03.00 WIB juga menyebabkan sebuah besi crane juga terpental jauh.

Pantuan detikcom, lokasi industri dan jauh dari pemukiman warga. Lokasi di sekitar PT Baja Sarana Sejahtera memutih akibat debu nitrogen yang beterbangan di udara. Daun-daun tanaman juga dikotori debu yang sangat tebal.

Akibat ledakan tersebut, rumah warga sekitar tempat kejadian perkara mengalami kerusakan. Gudang dan kantor sekuriti juga porak-poranda, termasuk 3 sekuriti alami luka-luka akibat terpental keras saat tabung gas nitrogen meledak.

"Korban hanya sekuriti yang berjaga saat itu. Tiga petugas sekuriti alami luka ringan, dan syok, tidak menjalani perawatan medis," kata Kapolsek Pontianak Utara, AKP Hery Purnomo, Senin (5/10/2020).

Tabung nitrogen perusahaan di Pontianak meledak akibatkan 3 orang meninggal (Adi Saputro/detikcom)Sisa ledakan tabung nitrogen perusahaan di Pontianak (Adi Saputro/detikcom)

Tabung gas cair berisi nitrogen ini belum sampai pemakaian 5 tahun. Tabung gas pelat besi baja ini berdiameter sekitar 2-3 meter ini dan punya ketebalan 2-3 milimeter. Ada dua tabung yang berposisi vertikal namun hanya satu yang meledak.

Polisi mengapresiasi kecepatan dan kesigapan petugas pemadam kebakaran di Kota Pontianak yang segera tiba di lokasi.

"Kita masih mendata rumah warga yang alami kerusakan bersama lurah dan pejabat setempat. Semoga kerusakan yang terjadi dapat ditanggulangi dan secepatnya pihak perusahaan juga akan dipanggil untuk menjelaskan seperti apa ledakan itu bisa terjadi," jelas Hery.

Salah satu operator PT Baja Sarana Sejahtera, Akian, mengatakan dirinya tiba di lokasi sekitar pukul 04.00 WIB atau sesaat setelah mendapat laporan terjadi ledakan tabung gas ini.

"Usia pemakaian belum lima tahun, dan baru diisi gas nitrogen sekitar satu bulan yang lalu dari kapal. Belum tahu penyebabnya apa," ungkap Akian.

Untuk selanjutnya kasus telah ditangani Polsek Pontianak Utara. Tidak ada korban jiwa akibat ledakan ini. Sekitar pukul 10.34 WIB, tim Inafis Polresta Pontianak sudah melakukan olah kejadian perkara.

(jbr/jbr)