Air Mata Kebahagiaan saat Umroh Kembali Dibuka

Puti Yasmin - detikNews
Senin, 05 Okt 2020 12:30 WIB
Beginilah potret Kakbah dan Masjidil Haram sambut jamaah haji yang kembali dibuka saat pandemi COVID-19. Ini potretnya.
Foto: AP/Pool/Air Mata Kebahagiaan saat Umroh Kembali Dibuka
Jakarta -

Seorang penduduk Mekkah, Thoraya Abdulgaffar Abulshakour setengah tak percaya melihat Kakbah kembali dikelilingi oleh jamaah yang tengah melaksanakan ibadah umroh. Enam bulan lebih pemerintah Arab Saudi menutup Masjidil Haram dan Masjid Nabawi untuk ibadah umroh. Terakhir dua masjid suci ini ramai dikunjungi jamaah saat ibadah haji bulan Juli lalu.

Penutupan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi untuk ibadah umroh dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19 atau virus Corona. Thoraya Abdulgaffar Abulshakour mengaku, sebelum pandemi virus corona, ia dan keluarga biasa mengunjungi Masjidil Haram untuk sholat. Namun sejak pandemi COVID-19, dia tak bisa lagi leluasa ke Masjidil Haram.

Thoraya Abdulgaffar Abulshakour yakin keputusan menutup Masjidil Haram beberapa waktu lalu adalah bertujuan mencegah penyebaran virus Corona. Matanya selalu berkaca-kaca ketika melihat suasana Kakbah melalui televisi. Dia selalu memiliki rasa kangen untuk bisa sholat di Masjidil Haram.

Maka ketika Pemerintah Arab Saudi membuka kembali ibadah umrah, Thoraya Abdulgaffar Abulshakour mendaftar bersama sang putra. "Saya sangat ingin mengunjungi masjid, dan air mata saya mengalir setiap kali saya melihat di TV. Pandemi menyebar dan menghalangi kami melakukan banyak hal. Itu menutup masjid kami dan merenggut keluarga kami, tetapi ini hanya untuk melindungi keselamatan kami. Kepemimpinan kami yang bijaksana memiliki peran yang besar, dan kami bangga hidup di negara yang mengutamakan keselamatan warga dan penduduk di atas segalanya," kata dia seperti dikutip dari ArabNews, Senin 5 Oktober 2020.

Rasa rindu Thoraya Abdulgaffar Abulshakour tawaf di Kakbah pun terobati. Rasa bahagia pun tak bisa tergambarkan bagi dirinya yang telah menunggu selama berbulan-bulan.

"Saya senang bisa menunaikan umroh setelah tidak melakukan selama tujuh bulan. Saya tinggal di Mekkah dan tidak pernah berharap bisa masuk kembali setelah berbulan-bulan saat pandemi. Tapi malam ini kami melihat jamaah kembali di tengah layanan yang istimewa," tutup dia.

Pemerintah Arab Saudi telah membuka layanan umroh kembali pada Minggu (4/10/2020) kemarin. Para jamaah kloter pertama pun telah tawaf atau mengelilingi Kakbah setelah hampir enam bulan ditangguhkan.

Akhir penantian panjang ini juga banyak disaksikan masyarakat Arab Saudi melalui televisi, salah satunya oleh Dania Ahmed (30) seorang karyawan swasta di Jeddah. Ia mengaku senang dapat melihat para jamaah kembali mengeliling Kakbah walaupun dengan jumlah yang lebih sedikit.

"Melihat Kakbah dipenuhi dengan jamaah lagi walaupun dengan kapasitas minimum adalah pemandangan yang patut dilihat. Sangat menyenangkan melihat orang-orang memenuhi tempat yang diberkahi lagi. Mereka beruntung dan kami akan segera mengikutinya," ujar dia.

Pembukaan umroh kloter pertama dihadiri oleh 1.000 jamaah. Mereka sebelumnya harus mengajukan pendaftaran di aplikasi Eatmarna dan harus melaksanakan protokol kesehatan COVID-19 dengan ketat selama ibadah umroh.

(pay/erd)