Penculik Anak Berkebutuhan Khusus di Jakpus Ditangkap di Jombang

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 05 Okt 2020 11:30 WIB
borgol
Ilustrasi borgol (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya mengungkap kasus penculikan anak berkebutuhan khusus di Kemayoran, Jakarta Pusat. Pelaku saat ini telah ditangkap polisi.

"Pelaku sudah diamankan Polda Metro Jaya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi wartawan, Senin (5/10/2020).

Yusri belum memerinci terkait penangkapan pelaku tersebut. Dia mengatakan siang nanti pihaknya akan membeberkan secara lengkap kronologis kasus tersebut.

"Nanti siang akan kita ekspose ya," imbuhnya.

Pelaku ditangkap Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya di bawah pimpinan AKBP Handik Zusen, AKP Rulian Syauri, AKP Tommy Haryono dan AKP Steven Chang.

Terpisah, pengacara keluarga korban, Fachria menjelaskan bahwa pelaku ditangkap di Jombang, Jawa Timur. Korban juga telah diamankan bersama pelaku.

"Pelaku ditangkap di Jombang Jawa Timur. Korban dalam keadaan sehat berikut pelakunya," kata Fahcria.

Fachria mengapresiasi kerja cepat jajaran Polda Metro Jaya yang berhasil mengungkap kasus tersebut. Keluarga korban sendiri melaporkan kasus penculikan tersebut pada tanggal 24 September lalu di Polda Metro Jaya.

"Ini kan sangat luar biasa. Kalau pelaku ditangkap di Jakarta kan ya itu hal biasa. Ini tapi di Jombang jaraknya sangat jauh," jelasnya.

Fachria menyebutkan korban sendiri saat ini telah diserahkan oleh polisi ke pihak keluarganya. Saat ini korban sudah berkumpul kembali dengan pengacaranya.

Untuk diketahui, korban dinyatakan hilang oleh keluarga pada Selasa (8/9) sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu korban keluar dari rumah untuk mencari kucing.

"Jadi gini, waktu tanggal 8 September kemarin jam 18.00 WIB, pas mau Magrib, si korban ini ngasih makan kucing di depan rumahnya," kata Fachria selaku kuasa hukum keluarga, saat berbincang dengan detikcom, Jumat (2/10) malam.

Pihak keluarga kemudian segera membuat laporan terkait kasus orang hilang di Polsek Kemayoran pada 10 September 2020.

Usai membuat laporan, pihak keluarga kemudian menyebar selebaran terkait informasi orang hilang remaja tersebut. Dari selebaran tersebut, informasi soal keberadaan korban mulai menemukan titik terang.

Singkat cerita, keluarga mendapat informasi bahwa korban berada di Jombang bersama dengan seorang pria. Atas hal itu, keluarga kemudian melaporkan tindak dugaan penculikan tersebut ke Polda Metro Jaya pada tanggal 24 September.

Tonton juga video 'Sedihnya Orang Tua di Subang: Anak Tak Pulang 3 Hari, Diduga Diculik':

[Gambas:Video 20detik]



(mei/mei)