Kasus Jiwasraya, Benny Tjokro Dkk Dipanggil Jadi Saksi Tersangka Korporasi

Wilda H Nufus - detikNews
Senin, 05 Okt 2020 10:29 WIB
Gedung bundar  Jampidsus, kejaksaaan Agung.
Foto: Rengga Sancaya/detikcom
Jakarta -

Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memanggil 3 terdakwa untuk diperiksa dalam kasus Jiwasraya. Benny Tjokro beserta sejumlah komisaris lain kali ini diperiksa sebagai saksi untuk salah satu tersangka korporasi PT Corfina Capital.

"Dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang dalam pengelolaan keuangan dana investasi oleh PT Asuransi Jiwasraya (persero) pada beberapa perusahaan periode tahun 2008 sampai dengan 2018 atas nama tersangka korporasi PT Corfina Capital," tulis keterangan dalam layar monitor yang terpampang di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (5/10/2020).

Terdakwa yang dipanggil untuk pemeriksaan hari ini ialah Komisaris PT Hanson International Benny Tjokrosaputro, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat, dan Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto. Mereka dipanggil menjadi saksi untuk tersangka korporasi PT Corfina Capital.

Pemanggilan ketiga terdakwa ini dijadwalkan pukul 09.00 WIB. Namun dari pantauan, ketiga terdakwa belum terlihat hadir di Gedung Bundar pada Jampidsus Kejagung.

Diketahui, Kejagung sudah menetapkan seorang tersangka baru serta 13 korporasi sebagai tersangka dalam rangkaian kasus Jiwasraya. Tersangka anyar itu disebut merupakan pejabat di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Fakhri Hilmi yang pada saat itu menjabat Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal II a periode Januari 2014-2017.

Sementara itu, mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim, dan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Syahmirwan, sudah menjalani persidangan. Hendrisman dituntut 20 tahun penjara dan Syahmirwan dituntut 18 tahun penjara.

Untuk sidang tuntutan Benny Tjokrosaputro ditunda oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Penyebabnya, Benny terkonfirmasi positif Corona (COVID-19).

Hal itu diketahui sebelum sidang dibuka di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (24/9). Benny Tjokro saat ini sedang dirawat di RS Adhyaksa.

Selain Benny Tjokro, Heru Hidayat sedang dirawat di RS Adhyaksa karena positif Corona. Sidang tuntutan Heru juga ditunda.

"Jadi terdakwa Heru sudah kita bantar, artinya dia nyata secara hukum dianggap sakit, sehingga orang sakit sudah pasti nggak bisa ikut sidang. Jadi untuk Saudara Heru kita nyatakan tidak bisa diikutkan," kata hakim Rosmina.

Terdakwa lainnya yakni mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Hary Prasetyo dan Joko Hartono Tirto dituntut jaksa penuntut umum dengan hukuman penjara seumur hidup.

(maa/maa)