Jokowi Bahas Karakter Pejuang, Ingatkan Sinergi TNI-Polri

Tim Detikcom - detikNews
Senin, 05 Okt 2020 10:09 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) (Screenshot video kanal YouTube Setpres)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung karakter pejuang dalam peringatan HUT ke-75 TNI. Jokowi juga menyampaikan sinergi menjadi kunci bagi prajurit.

Awalnya Jokowi berbicara soal harus diubahnya kebijakan teknologi pertahanan Indonesia. Dari kebijakan belanja pertahanan, menjadi investasi pertahanan.

"Kebijakan investasi pertahanan itu berpikir panjang yang dirancang sistematis dan dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan. Hanya melalui investasi pertahanan jangka panjang yang terencana, TNI akan mampu menjadi kekuatan perang yang modern, yang mengikuti teknologi termaju," ujar Jokowi dalam upacara peringatan HUT ke-75 TNI di Istana Merdeka, Senin (5/10/2020).

Jokowi mengatakan transformasi organisasi dan transformasi teknologi tersebut harus didukung transformasi personel yang kokoh, baik dalam menghadapi tugas militer dalam perang maupun untuk tugas-tugas operasi militer selain perang.

"Kita bersyukur telah tertanam kuat karakter pejuang dalam diri prajurit TNI. Karakter pejuang ini harus terus melekat dan terlembaga dalam pengabdian prajurit TNI di mana pun berada," kata Jokowi.

Kemudian Jokowi menyebut TNI harus selalu siap untuk bersinergi dengan pihak manapun. Ini juga termasuk dengan Polri.

"Karakter pejuang yang selalu siap untuk bersinergi, bekerja sama, bahu-membahu dengan berbagai elemen bangsa. Sinergi antar-korps, sinergi antar-matra, sinergi antar-instansi, serta sinergi antar-TNI dan Polri, sinergi adalah kunci untuk membangun kekuatan pertahanan yang semakin kokoh dan efektif," tegas Jokowi.

"Karakter pejuang yang selalu siap menjawab panggilan tugas, kapan pun dan di mana pun karena itu kita perlu TNI yang profesional, yang benar-benar terdidik dan terlatih, yang terus-menerus meningkatkan kemampuannya agar selalu siap memenuhi panggilan tugas," lanjutnya.

Jokowi juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para prajurit TNI yang selalu siap memenuhi panggilan tugas. Para prajurit yang setia mengawal Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Yang dengan penuh kesungguhan bertugas di daerah pedalaman, di wilayah perbatasan, di wilayah terpencil, di pulau-pulau terdepan, dan yang bertugas di luar negeri sebagai pasukan pemelihara perdamaian," ucapnya.

"Saya juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada prajurit TNI yang selalu berada di garda terdepan dalam misi kemanusiaan. Terima kasih kepada TNI yang terlibat aktif dalam penanganan korban bencana alam dan kebakaran hutan," sambung Jokowi.

Presiden pun memberikan penghargaan kepada TNI yang membantu penanganan pandemi virus Corona (COVID-19).

"Dan terima kasih atas peran aktif TNI dalam penanganan dampak penanganan pandemi COVID-19, baik dalam mendisiplinkan penerapan protokol kesehatan maupun dalam perawatan di rumah sakit TNI," tutur Jokowi.

Di akhir amanatnya, Jokowi meminta prajurit TNI terus tingkat kemampuan dan profesionalisme. Selain itu, kesiapsiagaan dalam menerima tugas-tugas selanjutnya.

"Pegang teguh amanat, Sapta Marga, dan Sumpah Prajurit. Jagalah terus kemanunggalan TNI dengan rakyat. Jadikanlah sinergi sebagai kekuatan membangun negeri, membawa Indonesia menjadi negara maju. Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia!" tutup Jokowi.

(elz/imk)