Anggota DPR Nilai Pesan Jokowi soal 'Sok-sokan' Lockdown Ditujukan ke Anies

Farih Maulana Sidik - detikNews
Senin, 05 Okt 2020 07:43 WIB
Saleh Daulay
Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay (Foto: Tsarina/detikcom)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi pesan meminta agar tidak sok-sokan me-lockdown wilayah dalam penanggulangan COVID-19. Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay menilai bahwa pesan satire itu ditujukan untuk Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Saleh mengatakan dalam kesempatan sebelumnya pernah memberi saran agar DKI Jakarta melakukan mini lockdown berbasis RT-RW. Namun, kata dia, yang dirasakan saat ini adalah PSBB ketat berskala provinsi.

"Ya bisa juga ke arah (ke Pemprov DKI Jakarta), karena kan Presiden Jokowi di DKI mengarahkannya untuk lockdown berbasis RT-RW. Sementara sekarang yang kita rasakan PSBB total. Sekarang kan semua orang dibatasi, restoran nggak ada yang buka di Jakarta kok, semua restoran di Jakarta nggak boleh buka," ucap Saleh kepada wartawan, Minggu (4/10/2020).

Saleh meminta Anies tak sering mengambil langkah yang berbeda dengan pemerintah pusat dalam penanganan Corona ini. Menurutnya, alangkah lebih baik jika Anies rendah hati untuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan satgas COVID-19 nasional.

"Menurut saya sering kali ada perbedaan kebijakan. Jadi pemerintah pusat buat begini, Pak Anies akan lebih, mau buat seperti apa. Menurut saya ini bukan masa kampanye, menurut saya masa kita perang lawan COVID-19. Nggak perlu terlalu banyak wacana, yang perlu itu adalah aksi dan aksi itu nggak perlu ribut-ribut. Tapi yang perlu dirasakan hasilnya," katanya.

Tonton video 'Jokowi Sebut Jangan Sok Lockdown Provinsi, Wagub DKI: Tentu Harus Sinergi':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2