Round-Up

4 Fakta Duel Maut di Gang Sawit Pontianak Gegara Proyek

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 04 Okt 2020 21:32 WIB
Duel maut di Gang Sawit, Pontianak, Kalbar, Minggu (4/10/2020).
Foto: Duel maut di Gang Sawit, Pontianak, Kalbar. (Adi Saputro/detikcom)
Pontianak -

Warga Gang Sawit, Jalan Abdurahman Saleh, Pontianak, Kalimantan Barat, digegerkan dengan peristiwa duel maut siang tadi. Situasi tambah geger, saat warga menemukan seorang pria tewas tergeletak dengan kondisi bersimbah darah.

Siang itu warga memang melihat ada dua orang pria sedang berkelahi di Gang Sawit. Warga pun mencoba untuk menghentikan perkelahian tersebut, namun salah seorang dari mereka kabur.

"Dari keterangan saksi disampaikan bahwa ada perkelahian dan pergumulan sebelumnya, sehingga pelaku sempat kabur dan diamankan warga," kata Kapolresta Pontianak Kombes Komarudin kepada wartawan, Minggu (4/10/2020).

Warga setempat juga langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Polisi pun langsung bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP).

"Kita sudah tindak lanjuti di TKP (tempat kejadian perkara), dan betul ada seorang terbujur dengan luka tusuk di bagian tubuhnya," terang Komarudin.

Pria yang tewas akibat luka tusukan itu berinisial BH (58), warga Kecamatan Sungai Raya Dalam. Sementara pria yang kabur berinisial EP.

Terdapat sejumlah fakta dalam insiden duel maut di Gang Sawit ini. Berikut fakta-faktanya:

1. Satu Orang Tewas dengan Luka Tusukan
Polisi menyebut seluruh luka di tubuh korban perkelahian di Gang Sawit merupakan akibat senjata tajam. Namun, demikian pihak kepolisian belum bisa memastikan apakah senjata yang digunakan telah disiapkan sebelumnya atau tidak.

"Kalau pelaku terluka atau tidak, masih didalami. Seluruh perlukaan di tubuh korban akibat luka tusuk senjata tajam, dan pisau apakah sudah disiapkan pelaku atau tidak masih didalami," ucap Kapolresta Pontianak Komarudin.

2. Pelaku Sempat Bersihkan Pisau Berlumur Darah
Salah seorang warga setempat, Reza mengaku sempat melihat EP. Dia mengaku melihat pelaku sedang membersihkan sebilah pisau yang berlumuran darah.

"Pria itu sempat membersihkan senjata, pisaunya yang berlumuran darah di gentong air," sebut Reza.

Setelah mengetahui keberadaan EP, Reza langsung memberitahu warga lainnya. Warga lalu mengejar pelaku yang kabur.

Selanjutnya
Halaman
1 2