Menegkop: Produk UKM Bebas Formalin

Menegkop: Produk UKM Bebas Formalin

- detikNews
Senin, 16 Jan 2006 22:24 WIB
Jakarta - Menteri Negara Koperasi dan UKM Suryadharma Ali memohon agar masyarakat kembali mempercayai produk buatan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang sempat diblacklist karena dianggap mengandung formalin. Selain telah bebas formalin, anjuran ini juga untuk menghindari bertambahnya penganguran."Diharapkan kepercayaan masyarakat bisa kembali sehingga mereka tidak terancam eksistensinya. Karena saat ini banyak yang sudah gulung tikar akibat isu ini," ujar Suryadharma di sela-sela kampanye makan baso, mi dan tahu bebas formalin di gedung KOPTI, JL. Kalibata Tengah, Jakarta, Senin (16/1/2006).Kampanye ini juga diramaikan Menteri Perindustrian Fahmi Idris, Ketua Komisi VI Didiek J Rachbini dan Dirjen Indusri Kecil dan Menengah Departemen Perindustrian Sakri Widianto. "Apabila ketidakpercayaan masyarakat berjalan dalam waktu lama, bukan saja produsen tidak bisa beroperasi, tapi para pedagang kecil tidak bisa menjual barangnya," tandas dia. Hal ini, menurut Suryadharma akan berakhir pada pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor UKM. Inilah yang harus dihindari. Sebab, ditambahkannya, untuk omset produsen tahu yang turun 50 persen berarti sudah ada yang di PHK. Dijelaskannya, menjamurnya produk UKM ini karena tidak adanya proses registrasi yang berbelit dan biaya yang mahal. Padahal registrasi di Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sangat penting karena melalui proses penelitian sampel bahan baku kemasan sampai pada prosesnya."Itu pengawasan di BPOM dan Departemen Perdagangan, sedangkan peran saya mengajak UKM tidak gunakan formalin dan menjaga UKM agar tidak bangkrut," ungkap Suryadharma. (wiq/)


Berita Terkait