Kawasan Bundaran HI Ramai Warga Olahraga Meski PSBB Ketat Diperpanjang

Wilda H Nufus - detikNews
Minggu, 04 Okt 2020 07:36 WIB
Kawasan Khusus Pesepeda Bundaran HI Ramai Dikunjungi Masyarakat Berolahraga
Kawasan Khusus Pesepeda Bundaran HI Ramai Dikunjungi Masyarakat Berolahraga (Foto: Wilda Nufus)
Jakarta -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperpanjang masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ketat hingga 11 Oktober 2020. Namun, Kondisi itu tak menyurutkan warga untuk tetap berolahraga di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat (Jakpus), meski kawasan khusus pesepeda (KKP) ditiadakan.

Pantauan detikcom di kawasan Bundaran HI, Jakpus, Minggu (4/10/2020), pukul 07.05 WIB, kawasan ini ramai pesepeda dan pelari. Pesepeda tampak lebih mendominasi melintas dari segala arah. Mereka terdiri dari anak-anak, orang tua, hingga kaum muda-mudi. Warga mengayuh sepeda mengelilingi Bundaran HI.

Selain pesepeda, ada pelari dan pejalan kaki. Mereka tampak mengenakan masker. Pelari dan pejalan kaki terlihat menggunakan trotoar, tapi sesekali masuk ke lajur sepeda untuk berganti haluan.

Untuk pesepeda, mereka mengambil lajur kiri yang telah ditandai dengan barrier plastik oranye. Sesekali pengguna jalan, seperti pemotor dan pemobil, membunyikan klakson agar pesepeda tak keluar dari jalur pembatas dan tak berbenturan.

Terkadang para pelari berhenti sejenak untuk mengabadikan momen lewat gawainya di ikon populer Jakarta ini. Satpol PP yang bersiaga turut memberikan teguran lisan agar mereka melanjutkan perjalanan dan tidak berkerumun.

Kawasan Khusus Pesepeda di Bundaran HI Dipenuhi Warga BerolahragaKawasan Khusus Pesepeda di Bundaran HI Dipenuhi Warga Berolahraga Foto: Wilda Nufus

Aparat kepolisian dan TNI juga berjaga di sisi jalan sambil memegang poster anjuran untuk mematuhi protokol kesehatan. Mulai dari mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, hingga memakai masker.

Posko Satpol PP di lokasi, terlihat masih kosong. Belum ada warga yang dikenai sanksi karena tidak memakai masker.

Sebelumnya, PSBB di DKI Jakarta diperpanjang hingga 11 Oktober 2020. Keputusan itu diambil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Dalam rapat koordinasi terkait antisipasi perkembangan kasus COVID-19 di Jabodetabek, Menko Kemaritiman dan Investasi menunjukkan data bahwa DKI Jakarta telah melandai dan terkendali, tetapi kawasan Bodetabek masih meningkat, sehingga perlu penyelarasan langkah-langkah kebijakan. Menko Marives juga menyetujui perpanjangan otomatis PSBB DKI Jakarta selama dua minggu," kata Anies dalam keterangannya, Kamis (24/9).

(maa/maa)