TNI AL Tangkap 2 Kapal Ikan Vietnam di Laut Natuna Utara

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 03 Okt 2020 14:48 WIB
Penangkapan kapal ikan Vietnam
Penangkapan kapal ikan Vietnam (Foto: dok. TNI AL)
Jakarta -

TNI Angkatan Laut (AL) melakukan patroli dengan KRI John Lie-358 (KRI JOL 358) di perairan Natuna, Kepulauan Riau (Kepri). Pada patroli ini, TNI AL menangkap dua kapal ikan berbendera Vietnam yang sedang melakukan penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing) pada Jumat kemarin.

Berdasarkan keterangan yang diterima detikcom, Sabtu (3/10/2020), peristiwa ini terjadi saat TNI AL melakukan patroli rutin di bawah kendali operasi Gugus Tempur Laut Koarmada I pada Jumat (2/10) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Petugas mendeteksi dua kontak yang dicurigai kapal ikan asing yang melakukan aktivitas penangkapan ikan di perairan Landas Kontinen Indonesia.

KRI JOL-358 kemudian berusaha mendekati dan memastikan kedua kapal yang sedang menangkap ikan itu. Menyadari keberadaan KRI JOL-358, kedua kapal ikan berbendera Vietnam ini berusaha mengelabui dengan mematikan lampu kapal, melepaskan jaring ke laut, dan mencoba menjauh ke arah utara untuk menghindar.

Komandan KRI JOL-358 Kolonel Laut (P) Bagus Badari kemudian merespons dengan melaksanakan peran tempur yang dilanjutkan dengan peran pemeriksaan dan penggeledahan. Dalam proses pengejaran ini, KRI JOL-358 memberikan isyarat agar kapal ikan asing (KIA) berhenti, tapi mereka tidak mengindahkan.

Setelah beberapa saat dilakukan pengejaran, akhirnya satu dari kapal ikan asing itu dapat dihentikan. Komandan KRI JOL-358 memerintahkan untuk menurunkan Tim VBSS (Visit Board Search and Seizure) dengan menggunakan rubber inflatable boat (RIB) untuk melaksanakan penangkapan dan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan awal, kapal ikan Vietnam itu bernama BV0908TS dengan ABK tiga orang. Setelah bisa menguasai keadaan di KIA BV0908TS, KRI JOL-358 selanjutnya melakukan pengejaran kembali terhadap KIA kedua yang masih berusaha melarikan diri.

Simak video 'China Ganggu Natuna dengan Kapal Nelayan yang Disusupi Milisi':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2