Cegah COVID-19, Masyarakat Perlu Buat Zonasi di Area Rumah

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Sabtu, 03 Okt 2020 13:20 WIB
Poster
Ilustrasi/Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Pandemi virus Corona yang tak kunjung usai di Indonesia membuat masyarakat harus selalu menerapkan protokol kesehatan. Menurut Dr (DMB) dr Norman Zainal SpOt selain menggunakan masker di tempat publik, masyarakat juga diimbau perlu membuat zonasi di area rumah untuk menekan penularan virus Corona ini.

"Masker secara ilmiah diyakini mencegah penularan melalui droplet. Selain menggunakan masker, masyarakat perlu membuat zonasi di rumahnya masing-masing agar steril. Misalnya, di halaman depan itu zona merah tempat menyimpan sepatu, sandal. Ruang tamu itu zona kuning, dan kamar tidur zona hijau," ujarnya dikutip dari situs resmi Satgas COVID-19, Sabtu (3/10/2020).

dr Norman mengatakan setiap area rumah harus selalu diperhatikan dan dibersihkan dengan cairan khusus. Menurutnya, hal ini guna meminimalisir penyebaran virus Corona di lingkungan keluarga, sebab masyarakat tidak akan tahu virus tersebut akan menempel di mana saja.

"Zona hijau dan kuning itu (di rumah) harus dipertahankan dan dibersihkan menggunakan cairan sehingga bisa mengusir kuman," terangnya dalam talkshow bertema Pencegahan COVID-19: Beda Masyarakat, Beda Strategi? di Media Center Satgas COVID-19 Graha BNPB Jakarta.

Lebih lanjut, Norman menyebutkan sosialisasi patuh protokol kesehatan juga perlu sarana pendukung untuk mempermudah. "Sebagai contoh, siapkan keran atau ember mencuci tangan di setiap rumah guna mempermudahnya," jelasnya.

Sementara itu, Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan COVID-19 (Satgas COVID-19) Dr. Turro Wongkaren orang yang terpapar positif COVID-19 bukan berarti akhir dari perjalanan hidup. Namun sama halnya dengan penderita TBC yang berpotensi sembuh.

Masyarakat, kata dia, harus tetap beraktivitas berdampingan dengan COVID-19, baik yang sudah terpapar ataupun belum. Tentu saja dengan mengubah kebiasaan hidup secara keseluruhan dan patuh pada protokol kesehatan. Bukan hanya sekadar mencuci tangan, tapi bekerja dan beraktivitas dari rumah.

"Ini sesuatu yang biasa, mengubah hidup secara keseluruhan. Ini (COVID-19) sama dengan penyakit lainnya. Jangan dijauhi, apalagi sampai dikucilkan," pungkasnya.

Untuk itu, masyarakat diminta agar selalu #ingatpesanibu untuk memutuskan rantai COVID-19 seperti dijelaskan oleh #satgascovid19 dengan melakukan 3M: Mencuci tangan #cucitangan, menjaga jarak #jagajarak, dan memakai masker #pakaimasker.

(akn/ega)