Wanita SN Bungkam Usai Diperiksa 6 Jam Terkait Mahasiswi Digilir Pria

Hermawan Mappiwali - detikNews
Jumat, 02 Okt 2020 21:27 WIB
7 Orang yang diamankan terkait pemerkosaan mahasiswi secara bergiliran di Makassar (Hermawan-detikcom).
Wanita SN saat diamankan di Polsek Panakkukang beberapa waktu lalu. (Hermawan/detikcom)
Makassar -

Wanita berinisial SN (21) dan kekasihnya, IB, beserta 2 orang pria lainnya selesai menjalani pemeriksaan terkait dugaan keterlibatan kasus mahasiswi berinisial EA (23) diperkosa bergilir sejumlah pria. SN meninggalkan Polsek Panakkukang dengan bungkam setelah 6 jam diperiksa.

Pantauan detikcom, Jumat (2/10/2020), pukul 21.20 Wita, tampak 2 saksi pria, yakni UF dan IS, lebih dulu meninggalkan Polsek Panakkukang, Jalan Pengayoman, Makassar. Saat itu satu di antaranya menyebut SN masih diperiksa.

"Saya sama temanku sudah bisa pulang, (SN dengan IB) belum tahu kapan selesai mereka," kata salah seorang saksi saat akan meninggalkan Polsek Panakkukang.

Wanita SN dan kekasinya IB selesai diperiksa polisiWanita SN dan kekasinya, IB, selesai diperiksa polisi. (Hermawan/detikcom)

Sekitar 15 menit kemudian, tampak SN dan kekasihnya, IB, juga meninggalkan Polsek Panakkukang. Keduanya bergegas meninggalkan polsek.

"Sudah selesai, sudah bisa pulang," kata IB sembari berlalu.

Baik SN maupun IB enggan berkomentar lebih jauh terkait proses pemeriksaan yang dijalaninya. Dia langsung buru-buru pergi saat ditanya lebih jauh soal dugaan keterlibatan dalam kasus mahasiswi diperkosa bergilir.

Untuk diketahui, keempat orang tersebut mulai diperiksa sejak pukul 15.30 Wita sore tadi. Total sekitar 6 jam keempatnya diperiksa penyidik.

Wanita SN dan kekasihnya saat tiba di Polsek PanakkukangWanita SN dan kekasihnya saat tiba di Polsek Panakkukang. (Hermawan/detikcom)

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Iqbal mengatakan pihaknya masih akan mempelajari hasil pemeriksaan tambahan oleh penyidik.

"Itu kan tim penyidik yang periksa, tentu saya akan pelajari dulu hasilnya seperti apa. Jadi saya belum bisa komentar dulu soal hasil pemeriksaan ini," terang Iqbal saat ditemui terpisah.

Diberitakan sebelumnya, salah satu materi pemeriksaan polisi adalah untuk mendalami pernyataan tersangka yang mengaku ditawari korban oleh saksi SN.

"Iya (akan dalami pengakuan tersangka SN tawari korban), itu semua yang kami dalami, yang menjadi materi pemeriksaan tambahan," kata Iqbal saat pemeriksaan berlangsung.

Bukan hanya pernyataan tersangka yang mengaku ditawari korban oleh SN. Sejumlah alat bukti dan petunjuk lainnya juga akan didalami, di antaranya rekaman CCTV hotel.

"Dari alat bukti yang kami miliki saat ini berupa keterangan saksi, kemudian keterangan tersangka sendiri, keterangan korban, kemudian petunjuk-petunjuk lainnya yang ada kami miliki dalam perkara ini," katanya.

(nvl/jbr)