Tinjau Depo MRT Lebak Bulus, Wagub DKI Cek Protokol COVID-19

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Jumat, 02 Okt 2020 13:33 WIB
Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengecek Depo MRT Lebak Bulus (Luqman Nurhadi Arunanta/detikcom)
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengecek Depo MRT Lebak Bulus (Luqman Nurhadi Arunanta/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meninjau Depo MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Ariza datang untuk memastikan protokol COVID-19 di kantor tersebut berjalan.

Pantauan detikcom di lokasi, Jumat (2/10/2020), Ariza tiba di gedung administrasi Depo pukul 10.00 WIB. Turut hadir pula Dirut PT MRT William Sabandar dan Kadishub DKI Syafrin Liputo.

Setiba di lokasi, Wagub langsung menuju ruang kontrol operasional. Kegiatan tersebut bersifat tertutup.

"Memastikan bahwa transportasi publik satu unit kegiatan di lingkungan DKI MRT kita pastikan melaksanakan protokol COVID dengan baik. Alhamdulillah pelaksanaannya tidak hanya baik, tapi sangat baik. Tentu kami senang dan bersyukur," kata Ariza di Depo MRT Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (2/10).

Ariza mengatakan Pemprov DKI akan berfokus melakukan upaya percepatan penyelesaian jalur MRT dari Dukuh Atas-Kota. Menurutnya, proses yang berlangsung saat ini masih terbilang lambat.

Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengecek Depo MRT Lebak Bulus (Luqman Nurhadi Arunanta/detikcom)Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengecek Depo MRT Lebak Bulus (Luqman Nurhadi Arunanta/detikcom)

"Kita juga melakukan upaya-upaya dalam rangka percepatan lanjutan daripada Dukuh Atas ke Kota untuk kita percepatan, untuk kita membutuhkan dukungan dari pemerintah Jepang bisa melakukan percepatan karena menurut jadwal sementara itu di 2027 ya, buat kita ini sangat lama. Kita akan melakukan terobosan-terobosan untuk terus melaksanakan ini," ujar Ariza.

Ariza menyatakan Pemprov DKI berencana bekerja sama dengan negara-negara lain dan pihak swasta dalam hal pembangunan dan operasional MRT di beberapa titik kawasan Ibu Kota. Dia berharap, ke depan MRT bisa menjadi tulang punggung transportasi di Jakarta.

"Ke depan di tempat-tempat lain juga dimungkinkan kita juga bekerja sama dengan negara-negara lain yang memiliki kemampuan dan pengalaman dalam rangka mengoperasionalkan, membangun MRT seperti di Jakarta. Kita juga mendorong swasta untuk sama-sama terlibat dalam pembangunan lain berikutnya di Jakarta," ungkap Ariza.

"Kita tahu di banyak negara sudah menjadikan MRT atau subway sebagai tulang punggung transportasi di perkotaan. Kita juga akan mengarah ke situ dan kita akan lakukan percepatan-percepatan," imbuhnya.

(isa/isa)