BTS Portabel Beroperasi di Wilayah Agam, Pemkab Apresiasi Andre Gerindra

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 01 Okt 2020 12:35 WIB
Politikus Gerindra Andre Rosiade di DPR
Andre Gerindra/Foto: Istimewa
Jakarta -

Sebagian nagari di wilayah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, sempat tak tersentuh sinyal dan para siswanya kesulitan belajar daring. Kini, setelah dipasang tower portabel, warga di Nagari Pasie Laweh tak perlu memanjat pohon untuk berselancar di dunia maya.

Masyarakat khususnya peserta didik di Jorong Sungai Guntuang, Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam, Sumbar, kini merasakan pemerataan jaringan internet. Kemudahan akses internet tersebut setelah beroperasinya tower Compact Mobile Base Station (Combat) portabel milik Telkomsel di wilayah setempat.

"Beberapa waktu lalu saya mendatangi Pak Dirut Telkomsel sesuai dengan aspirasi masyarakat Sumbar. Mengantarkan surat dari Bupati Agam Indra Catri yang menitipkan harapan kepada kami. Agar daerah-daerah blank spot di Agam bisa dibantu pembangunan BTS atau tower. Alhamdulillah saat ini sudah terealisasi," kata Anggota DPR Andre , Kamis (1/10/2020).

Andre menuturkan, sebelum tower portabel milik Telkomsel beroperasi, peserta didik di daerah tersebut harus bersusah payah naik ke puncak bukit untuk mengakses jaringan internet supaya tetap bisa mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) daring selama masa Covid-19.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Dirut Telkomsel. Kini anak-anak didik sudah menikmati sinyal, mereka bisa mengakses internet dengan nyaman dari rumah masing-masing," kata Ketua DPD Gerindra Sumbar ini.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Martias Wanto, mengatakan Pemerintah Kabupaten Agam berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam mendorong pembangunan tower tersebut dalam tempo yang tidak terlalu lama.

"Terima kasih Telkomsel. Terima kasih Bapak Andre sebagai anggota DPR RI yang sudah ikut memperjuangkan dan mendorong telkom mambangun tower, sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat Sungai Gantuang ini," kata Wanto.

(tor/fjp)