Anggota Komisi IX Minta Proyek Lift DPR yang Terbakar Dipantau-Transparan

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Rabu, 30 Sep 2020 16:11 WIB
Lift gedung Nusantara 1 DPR sempat terbakar hebat (Dok. Istimewa).
Lift gedung Nusantara 1 DPR sempat terbakar hebat. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Lift di gedung Nusantara I DPR RI terbakar. Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay meminta agar proses peremajaan lift kemarin dipantau.

"Ya memang proyek untuk meningkatkan kualitas (lift) betul-betul harus dipantau. Faktor keamanannya itu, para pekerja harus diutamakan. Karena ini kantor tinggi ya. Jadi menurut saya, itu harus jadi pertimbangan juga," kata Saleh di kompleks MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (30/9/2020).

Wasekjen PAN ini juga menyarankan agar ada pemeriksaan rutin apabila lift tersebut sudah selesai diperbaiki. Sebab, ia mengkhawatirkan keamanan lift itu.

"Dan setelah (lift) jadi, pengecekan rutin harus dilakukan secara beberapa minggu sekali. Karena kita tidak mau juga lift-liftnya itu malah tidak standar dan tidak aman. Karena bayangin kan kalau tidak aman, kan takut untuk naik ke situ," ucap Saleh

Saleh juga menyoroti soal transparansi anggaran dalam proyek peremajaan lift di gedung Nusantara I DPR RI. Menurutnya, anggaran tersebut harus transparan ke publik.

"Iya dong, harus transparan. Kalau misalnya ada perbaikan-perbaikan, harus transparan. Kalau perlu, ada akuntan publik yang mendampingi sehingga dengan demikian kita tidak lagi ada kecurigaan yang berlebihan dari masyarakat terkait itu," ujar Saleh.

Lebih lanjut Saleh mengatakan siapa pun boleh mendapat akses terkait anggaran yang terkait gedung DPR RI, termasuk anggaran soal peremajaan lift yang sempat terbakar. Menurutnya, itu hak rakyat.

"Menurut saya, gedung DPR ini kan gedung publik ya. Siapa saja sebetulnya boleh ya mengakses itu menanyakan itu. Jadi silakan saja ditanyakan ke Sekretariat Kesekjenan. Dan itu hak rakyat untuk mengetahui," ucapnya.

Tak hanya itu, elite PAN ini menilai persoalan terkait lift di gedung Nusantara I DPR RI juga pernah terjadi sebelumnya. Menurutnya, sempat ada orang yang terjebak di dalam lift saat lampu di gedung tersebut padam.

"Sebetulnya itu yang kedua karena beberapa hari sebelumnya juga pernah mati lampu. Jadi mati lampu ada orang terjebak di dalam. Beberapa hari sebelumnya," kata Saleh

Saleh mengungkapkan kedua persoalan terkait lift itu cukup berdampak. Menurutnya, dua kejadian itu cukup mengkhawatirkan dan mengagetkan banyak orang.

"Jadi itu membuat orang kaget dan khawatir ya. Walaupun itu nggak lama, itu tetap saja itu buat kaget itu. Termasuk yang kemarin liftnya yang terbakar.

Seperti diketahui, lift di gedung Nusantara I DPR sempat terbakar hebat kemarin. Kebakaran terjadi dari proyek peremajaan lift. Ada tumpukan kabel yang terciprat alat las. Hal tersebut menimbulkan asap menyebar hingga ke lorong-lorong gedung DPR RI.

(hel/aud)