Bacakan Eksepsi, Pihak Pinangki Jelaskan soal Nama Jaksa Agung di Dakwaan

Ibnu Hariyanto - detikNews
Rabu, 30 Sep 2020 12:07 WIB
Pinangki Sirna Malasari menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (23/9/2020). Dia didakwa menerima suap USD 500 ribu dari USD 1 juta yang dijanjikan oleh Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra.
Ilustrasi sidang Jaksa Pinangki (Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Jakarta -

Jaksa Pinangki Sirna Malasari menjelaskan soal nama mantan Ketua Mahkamah Agung, Hatta Ali dan Jaksa Agung ST Burhanuddin yang disebut dalam dakwaan jaksa penuntut umum di perkara yang menjeratnya. Pinangki menyebut tidak penah menyebut kedua nama tersebut saat proses penyidikan.

Hal itu disampaikan pengacara Pinangki, Jefri Moses saat membacakan nota keberatan atau eksepsi atas dakwaan jaksa penuntut umum di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2020). Awalnya, Jefri mengatakan kasus yang menjerat Pinangki itu tidak didasari dengan bukti dan keterangan yang tidak sesuai.

"Bahwa kasus yang membelit terdakwa yang diduga telah memberikan suap, pemufakatan jahat serta melakukan TPPU didasarkan dengan bukti keterangan yang tidak bersesuaian. Ditambah lagi banyaknya opini yang sengaja dibentuk, digiring oleh sejumlah pihak sehingga mempermasalahkan terdakwa untuk hal-hal yang tidak dilakukan," kata Jefri Moses.

Jaksa Pinangki Sirna MalasariJaksa Pinangki Sirna Malasari Foto: Ibnu/detikcom

Ia kemudian menjelaskan perihal nama Hatta Ali dan ST Burhanuddin yang disebut dalam dakwaan Pinangki. Ia menyebut kedua nama itu tidak ada kaitannya dengan perkara yang menjerat Pinangki.

"Banyak pihak-pihak yang terseret dalam kasus ini bahwa saya sampaikan di sini menyebut nama-nama tersebut bukanlah atas terdakwa dan proses penyidikan tapi ada orang-orang yang sengaja mempermasalahkan terdakwa dari terdakwa yang sebut nama-nama tersebut. Terdakwa sejak awal dalam penyidikan menyampaikan tidak mau menimbulkan fitnah bagi pihak ya namanya selalu dikait-kaitkan," ujar Moses.

"Dalam kesempatan ini terdakwa menjelaskan nama Bapak Hatta Ali, mantan Ketua MA dan Bapak Burhanuddin, Jaksa Agung yang ikut dikaitkan belakangan ini dalam permasalahan hukum terdakwa tidak ada hubungan dengan terdakwa," lanjutnya.

Menurutnya, Pinangki tidak pernah menyebut nama-nama itu dalam proses penyidikan. Jefri menyebut Pinangki juga tidak pernah berkomunikasi dengan kedua nama itu.

"Terdakwa tidak pernah sebut nama beliau salam proses penyidikan dan penuntut perkara terdakwa. Terdakwa hanya tahu Bapak Hatta Ali sebagai mantan Ketua MA namun tidak kenal dan tidak pernah komunikasi dengan beliau. Terdakwa hanya tahu Bapak Burhanuddin sebagai atasan atau Jaksa Agung di tempat terdakwa bekerja namun tidak pernah komunikasi dengan beliau," tuturnya.

Tangan Diborgol, Pinangki Hadiri Sidang Nota Keberatan:

[Gambas:Video 20detik]