Round-Up

Proyek Peremajaan di Balik Kebakaran Lift Gedung DPR di Senayan

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Selasa, 29 Sep 2020 20:31 WIB
Lift gedung Nusantara 1 DPR sempat terbakar hebat (Dok. Istimewa).
Lift gedung Nusantara I DPR sempat terbakar hebat. (Foto: dok. Istimewa)

Dalam video tersebut, api tampak berkobar di lift tersebut. Petugas terlihat berupaya memadamkan api tersebut.

Petugas keamanan gedung meminta pengunjung menjauh dari lokasi. Pukul 11.20 WIB, situasi sudah berangsur normal. Lift di Nusantara I juga sudah bisa kembali digunakan. Kini asap terlihat sudah hilang, meski bau karetnya masih lumayan terasa.

Munculnya kepulan asap lantas menyisakan tanda tanya. Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Indra Iskandar kemudian mengungkapkan penyebab munculnya asap di gedung DPR.

Indra menjelaskan asap muncul dari proyek elevator atau lift. Ada tumpukan kabel yang terciprat alat las. Hal tersebut menimbulkan asap menyebar hingga ke lorong-lorong gedung DPR RI.

"Itu ada tumpukan kabel yang terciprat alat las sehingga menimbulkan asap," ujar Indra kepada detikcom.

Indra menyatakan kini masalah itu sudah ditangani. Dia menjamin keamanan gedung untuk digunakan kembali.

Indra menjelaskan proyek peremajaan lift itu dilakukan sejak Maret 2020. Nantinya, peremajaan lift di kompleks parlemen akan dilakukan secara bertahap.

"(Proyek peremajaan) dari 4-5 bulan lalu, Maret-lah. Itu sementara (lift) anggota, nanti bertahap semua akan direnov, itu kan lift-lift lama semua itu," jelas Indra.

Proyek peremajaan lift ditargetkan selesai pada November 2020. Menurut Indra, nantinya proyek itu akan berlanjut untuk lift-lift lain di gedung DPR.

"Sudah (direncanakan), tahun depan juga. Kita bertahap semua diremajakan. November ini selesai, tapi kita usahakan cepat ya, Oktober nanti kita lihat," ujarnya.

Indra menjelaskan anggaran proyek peremajaan lift itu termasuk dalam APBN 2020. Namun, saat disinggung besaran anggaran proyek tersebut, Indra mengaku tidak hafal angkanya.

Sementara itu, Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Agung Budi Santoso menjelaskan peremajaan dilakukan karena lift tersebut sudah digunakan cukup lama. Sejak dibangun 26 tahun lalu, belum pernah dilakukan perbaikan lift tersebut.

"Liftnya perlu dilakukan peremajaan mengingat sudah tua dan dengan bertambahnya jumlah orang yang bekerja di gedung Nusantara I. Dan sejak dibangun tahun 1994 (sudah 26 tahun), liftnya belum pernah dilakukan peremajaan," kata Agung saat dihubungi, Selasa (29/9/2020).

Selanjutnya
Halaman
1 2 3