Viral Video Penyerangan Seorang Pemuda di Ciputat, 8 Orang Diamankan

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 29 Sep 2020 19:56 WIB
Ilustrasi penganiayaan (dok detikcom)
Ilustrasi (dok. detikcom)
Jakarta -

Video seorang pemuda menjadi korban penyerangan oleh sejumlah orang viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat penyerangan dilakukan di sebuah pos.

Berdasarkan keterangan di video, peristiwa tersebut terjadi di Jalan AMD V Kelurahan Kampung Sawah, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel). Kasat Reskrim Tangsel AKP Angga Surya Saputra mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (26/9/2020), sekitar pukul 23.30 WIB.

Polisi hingga kini belum memerinci terkait kronologi peristiwa tersebut. Namun ada delapan orang yang telah diamankan untuk dimintai keterangan.

"Ini kan penyidikan masih berjalan. Jadi kita amankan delapan orang. Dari delapan orang itu, lima saksi, tiga diduga pelaku," kata Angga ketika dimintai konfirmasi, Selasa (29/9).

Angga menyebutkan penyerangan itu juga bukan dilakukan oleh geng motor. Dia menambahkan, para terduga pelaku juga tidak ada yang menggunakan senjata tajam untuk menganiaya korban yang berinisial PMS (23). Menurut Angga, para pelaku menganiaya korban dengan menggunakan sebuah botol.

"Jadi itu sebenarnya bukan geng motor terus dia juga tidak melukai korban dengan celurit atau sebagainya, tapi pakai pecahan botol. Sementara penyidikan masih berjalan ya," terangnya.

Dia menambahkan, tiga terduga pelaku tersebut diketahui baru saja menenggak minuman keras. Namun Angga enggan menyimpulkan pelaku tersebut dalam keadaan mabuk.

"Beberapa iya, dari tiga pelaku itu. Tapi bukan mabuk ya, tapi habis minum. Artinya, habis minum itu kan belum tentu mabuk," ujarnya.

Korban saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit. Atas penyerangan tersebut, korban mengalami beberapa luka jahit di lengan kanannya.

Polisi hingga kini masih terus melakukan penyidikan kepada para terduga pelaku. Angga menambahkan, motif dan kronologi peristiwa tersebut juga masih dalam pendalaman petugas.

(lir/lir)