Serunya Latihan Tempur TNI AU: Isi Bahan Bakar di Udara hingga Tembak Roket

Elza Astari Retaduari - detikNews
Selasa, 29 Sep 2020 18:27 WIB
latihan tempur tni au, latihan perang tni al, ksau marsekal Fadjar Prasetyo, simulasi pesawat tni au meroket daratan, air combat manuver, dog fight
Pesawat Sukhoi sedang air refueling dengan tanker pesawat KC-130 BT. (Foto: dok. Dispen TNI AU).
Jakarta -

TNI AU menggelar latihan pertempuran udara di Lumajang, Jawa Timur. Latihan perang ini mulai dari manuver pertempuran udara hingga meroket dari pesawat tempur ke daratan.

Berdasarkan keterangan dari Dispen TNI AU, latihan tempur TNI AU dilakukan di Air Weapon Range (AWR) TNI AU Pandanwangi, Lumajang, Jawa Timur, Selasa (29/9/2020). Kegiatan ini merupakan manuver lapangan latihan Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Koopsau) II 'Sikatan Daya tahun 2020'.

"Latihan ini memang rutin dilaksanakan setiap tahun, tapi bukan berarti itu stagnan. Tapi kita selalu berimprovisasi dan evaluasi," ujar KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo yang hadir meninjau latihan tempur Sikatan Daya tahun 2020.

Latihan Sikatan Daya 2020 ini merupakan akumulasi dari latihan-latihan yang diadakan oleh satuan, mulai latihan perorangan hingga tingkat satuan jajaran Koopsau II. Latihan pertempuran ini bertujuan memelihara dan meningkatkan kemampuan tempur prajurit TNI AU.

"Di tahun ini ada beberapa yang baru, khususnya untuk kegiatan malamnya, dan semua sudah bisa dilakukan dengan aman," jelas Marsekal Fadjar.

Latihan pertempuran TNI AU kali ini melibatkan 706 personel di jajaran Koopsau II dan beberapa kekuatan alutsista TNI AU. Alutsista TNI AU yang berlaga seperti pesawat Boeing B-737 dari Skadron Udara 5, pesawat tempur Sukhoi SU 27/30 dari Skadron Udara 11, dan pesawat Hercules C-130 H dari Skadron Udara 33. Ini semua bermarkas di Lanud Hasanuddin, Makassar.

latihan tempur tni au, latihan perang tni al, ksau marsekal Fadjar Prasetyo, simulasi pesawat tni au meroket daratan, air combat manuver, dog fightKSAU Marsekal Fadjar Prasetyo (Foto: Dok. Dispen TNI AU)

Kemudian dari Lanud Iswahjudi Madiun, hadir pesawat F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3, pesawat Sukhoi SU 27/30 dari Skadron Udara 14, dan pesawat T-50i Golden Eagle dari Skadron Udara 15. Sementara dari Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, terdiri atas pesawat C-212 Cassa dari Skadron Udara 4, pesawat EMB-314 Super Tucano dari Skadron Udara 21, dan pesawat C-130 B/H Hercules dari Skadron Udara 32.

Selanjutnya
Halaman
1 2