Sederet Anjuran Pemerintah Cegah Kasus Corona Klaster Keluarga

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 29 Sep 2020 18:07 WIB
Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito
Wiku Adisasmito (Foto: dok. BNPB)
Jakarta -

Pemerintah mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada penularan virus Corona (COVID-19) kepada orang-orang terdekat. Pemerintah meminta protokol kesehatan diterapkan secara ketat untuk mencegah kasus Corona klaster keluarga.

"Sebagai upaya preventif, kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan merupakan suatu keharusan karena sulit untuk tidak bertemu keluarga, maka harus diingat perlu dilakukan protokol kesehatan. Kedisiplinan terhadap protokol kesehatan merupakan hal yang sangat utama dalam menjaga keselamatan keluarga kita, tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga orang-orang terdekat kita, dan untuk itu jangan lengah," kata juru bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers yang disiarkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (29/9/2020).

Wiku memberikan perhatian khusus kepada tempat tinggal yang dihuni lebih dari satu keluarga. Menurut Wiku, dalam rumah tersebut biasanya terdapat lansia atau orang dengan risiko tinggi.

"Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko penularan dari anggota keluarga yang lebih muda kepada yang lebih tua adalah dengan tidak bepergian ke luar rumah atau bepergian ke luar rumah hanya untuk urusan penting saja seperti berbelanja kebutuhan dasar, membeli obat ke apotek atau melakukan kegiatan konsultasi medis yang tidak bisa ditunda," ujar Wiku.

Jika terpaksa ke luar rumah, sambung Wiku, anggota keluarga yang bepergian bukan mereka yang termasuk rentan terpapar Corona. Selain itu, mereka diminta selalu menerapkan protokol kesehatan 3M.

"Usahakan menggunakan transportasi yang minim berinteraksi dengan orang lain, misalnya bersepeda, dengan jalan kaki, atau menggunakan kendaraan pribadi. Jika harus menggunakan kendaraan umum, beri jarak paling tidak 1 sampai 1,5 meter agar betul-betul tidak terjadi kontak orang lain dan memilih jam yang tidak ramai agar betul-betul terhindar kontak dengan orang lain, selalu cuci tangan dan mandi serta berganti pakaian saat kembali ke rumah dan selalu jaga jarak fisik dengan populasi rentan dalam rumah dan usahakan tidak memeluk-mencium atau berbagai makanan dan minuman," ujar dia.

Apabila ada anggota keluarga yang menunjukkan gejala COVID-19, disarankan melakukan pengecekan. Jika yang bersangkutan dinyatakan positif Corona, anggota keluarga yang lain pun harus melakukan pengecekan.

"Semua orang perlu berkontribusi untuk meminimalkan risiko jika terdapat kelompok risiko di rumah seluruh anggota keluarga bersikap seolah-olah seluruh anggota keluarga juga merupakan risiko rentan. Maka dari itu, semua orang harus waspada dan lebih berhati-hati dalam beraktivitas dan disiplin menjalankan protokol COVID-19," tutur Wiku.

(knv/gbr)