Kabur Sejak 2013, Perampok Emas Rp 9 Miliar di Jambi Ditangkap Polisi

Ferdi Almunanda - detikNews
Selasa, 29 Sep 2020 17:52 WIB
Konferensi pers penangkapan perampok toko emas Rp 9 miliar di Jambi (Ferdi-detikcom)
Konferensi pers penangkapan perampok toko emas Rp 9 miliar di Jambi (Ferdi/detikcom)
Jambi -

Polisi menangkap Novi Wijaya (40), yang merupakan terduga pelaku perampokan toko emas senilai Rp 9 miliar di Jambi. Novi sempat jadi buron selama 7 tahun sebelum akhirnya ditangkap di Solok, Sumatera Barat.

"Dia adalah tersangka atas kasus perampokan 20 kg emas senilai Rp 9 miliar. Aksi pencuriannya itu berada di kawasan Pasar, Kota Jambi, yang dilakukan bersama komplotannya. Lalu pelaku ini kita tangkap di Sumatera Barat," kata Kapolresta Jambi Kombes Dover Christian kepada wartawan, Selasa (29/9/2020).

Dover mengatakan aksi Novi itu dilakukannya bersama rekan-rekannya. Ada enam orang pelaku yang saat itu melakukan aksi perampokan toko emas. Lima tersangka lebih dulu ditangkap.

"Tersangka ini kan berjumlah enam orang dan Novi Wijaya ini merupakan tersangka terakhir yang kita tangkap. Pada saat kejadian perampokan tahun 2013," ujar Dover.

Novi disebut mengaku mendapat bagian Rp 800 juta dari total emas yang dirampok. Saat itu, para tersangka masuk toko emas lewat pintu belakang dan merusak brankas.

"Untuk tersangka yang sebelumnya kita tangkap adalah Adi, Diki, Saidi Anwar, Aman Atung, dan almarhum Akraldinata, dan tersangka ini terakhir lantaran jadi buron selama 7 tahun," ucap Dover

Novi telah diamankan di Mapolresta Jambi untuk proses hukum lebih lanjut. Dia dijerat sebagai tersangka karena diduga melanggar Pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan 7 tahun penjara.

(haf/haf)