Bupati Intan Jaya Gelar Pertemuan soal Keamanan, Perwakilan KKB Diundang

Wilpret Siagian - detikNews
Selasa, 29 Sep 2020 11:06 WIB
Pesawat Dabi Air sempat ditembaki kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Bandara Bilorai Intan Jaya (dok Polda Papua)
Foto: Pesawat Dabi Air sempat ditembaki KKB di Bandara Bilorai Intan Jaya (dok Polda Papua)
Intan Jaya -

Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni mengungkapkan dirinya menggelar pertemuan untuk membahas soal keamanan di wilayahnya. Tak hanya TNI-Polri, Natalis juga mengatakan perwakilan kelompok kriminal bersenjata (KKB) turut dilibatkan.

"Pertemuan berlangsung di kantor bupati dengan melibatkan semua pihak termasuk perwakilan dari kelompok KKB dan TNI-Polri untuk membicarakan masalah keamanan di kabupaten Intan Jaya," ungkap Natalis pada Selasa (29/9/2020).

Selain itu, Natalis menerangkan pertemuan ini juga melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala suku, tokoh pemuda dan kaum intelektual Kabupaten Intan. "Saya berharap dukungan doa dari semua pihak agar solusi untuk keamanan Kabupaten Intan Jaya bisa kami wujudkan," sambung dia.

Natalis menyampaikan secara umum situasi keamanan berangsur kondusif pascaserangan KKB beberapa waktu lalu. Saat ini masyarakat mulai beraktivitas normal.

"Pascagangguan KKB, situasi keamanan di Intan Jaya sudah mulai kondusif dan warga sudah beraktivitas seperti biasa," tutur Natalis.

Dia menyebutkan akibat gangguan KKB, masyarakat sempat ketakutan bekerja. Saat ini masyarakat sudah mulai kembali beribadah di gereja dan kegiatan di Bandara Sugapa kembali normal.

"Puji Tuhan sekarang kondisi relatif kondusif. Kemarin (Minggu) masyarakat sudah kembali beribadah di gereja, pasar sudah dibuka. Pada Senin (28/9), Bandara Sugapa sudah dibuka untuk pelayanan penerbangan orang dan barang ," terang dia.

Aksi teror KKB di Intan Jaya, Papua dalam kurun waktu dua bulan terakhir ini membuat ketakutan bagi masyarakat. Polisi mencatat ada 5 aksi kekerasan dari KKB di Intan Jaya yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

"Selama dua bulan terakhir ada 5 aksi kekerasan yang dilakukan KKB di Intan Jaya, menyebabkan korban meninggal dunia dan luka-luka," ujar Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal kepada wartawan di Jayapura, Minggu (27/9).

Menurut Kamal, Salah satunya kejadian penembakan terhadap Pdt. Yeremia Zanambani yang terjadi pada hari Sabtu (19/9). Selain kekerasan terhadap warga, lanjut Kamal, KKB juga melakukan aksi teror terhadap aparat TNI/Polri.

Polisi mencatat ada 2 kali aksi teror KKB terhadap aparat TNI/Polri selama seminggu ini. 2 aksi teror itu terjadi pada Rabu (23/9/2020) di 2 tempat yakni di depan Kantor Bupati dan di Pasar Sugapa Kabupaten Intan Jaya.

(aud/aud)