Round-Up

Jejak Kasus Bang Cuek Hina Nabi hingga Dituntut 1,5 Tahun Bui

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 29 Sep 2020 07:16 WIB
poster
Ilustrasi ujaran kebencian (Foto: Edi Wahyono-detikcom)
Simalungun -

Perkara dugaan penghinaan terhadap Nabi Muhammad yang menjerat Gernal Lundu Nainggolan alias Bang Cuek telah memasuki sidang tuntutan. Kasus ini berawal dari laporan terhadap posting-an Gernal di media sosial.

Kasus ini berawal pada Kamis (14/5/2020) malam. Saat itu, Gernal diduga menulis kalimat hinaan tentang Nabi Muhammad hingga Habib Bahar di akun Facebook-nya.

Posting-an Gernal kemudian dilihat seorang bernama Saprudin Purba yang kemudian membuat laporan ke Polres Simalungun. Laporan disampaikan Saprudin mewakili Aliansi Masyarakat Antipenistaan Agama Islam Kabupaten Simalungun.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mengamankan Gernal berdasarkan laporan nomor LP/42/V/2020/SU/Simal-Dagang pada Kamis (21/5). Yang bersangkutan sempat dibawa ke Kantor Camat Perdagangan untuk dimintai klarifikasi dan disebut sudah mengakui perbuatannya.

"Telah dilakukan klarifikasi atas posting-an penistaan agama tersebut di Kantor Camat Perdagangan dan diakui oleh terlapor," ucap Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Jumat (22/5).

Setelah itu, Gernal ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat pasal terkait ujaran kebencian berdasarkan SARA, yakni Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45A ayat (2) UU 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) atau pasal penodaan agama, yakni pasal 156a KUHP.

Selanjutnya
Halaman
1 2