Bukan Satpol PP, Pria Halangi-Tabrak Ambulans di Bogor Pegawai Kecamatan

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Senin, 28 Sep 2020 22:39 WIB
Viral Satpol PP Halagi-Tabrak Ambulans di Bogor, Ini Kata Polisi
Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agus Risdallah (Screenshot Video Viral)
Kabupaten Bogor -

Seorang pria di Ciampea, Kabupaten Bogor, sempat viral karena diduga mengalangi dan menabrak mobil ambulans. Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridho menegaskan bahwa oknum tersebut bukan anggota Satpol PP, melainkan pegawai di Kecamatan Gunung Sindur.

"Saya Kasatpol PP Kabupaten Bogor. Dengan ini saya akan sampaikan klarifikasi terkait dengan viral. Yang sekarang lagi ramai yaitu ambulans yang dihalang-halangi anggota Satpol PP," kata Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridho dalam keterangannya, Senin (28/9/2020).

"Sekali lagi yang bersangkutan bukan anggota Satpol PP Kabupaten Bogor. Tapi yang bersangkutan adalah salah satu pegawai di salah satu kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor," lanjutnya.

Agus menjelaskan, kejadian di Ciampea tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan Satpol PP Kabupaten Bogor.

"Sehingga kejadian tadi siang tidak ada sangkut pautnya dengan Satpol PP Kabupaten Bogor. Untuk itu, mohon kepada pihak-pihak, kepada masyarakat yang terkait dengan persoalan ini bisa dipahami bahwa tidak ada keterkaitan dengan Satpol PP Kabupaten Bogor," tandas Agus.

Sekretaris Satpol PP Kabupaten Bogor Imam Budiana menambahkan pria yang viral itu adalah pegawai di Kecamatan Gunung Sindur.

"Itu bukan orang Satpol PP. Dia namanya Kamrin, dia (itu adalah) Kasi Pelayanan Kecamatan Gunung Sindur," beber Imam.

Sebuah video viral di media sosial yang menunjukkan ada yang menghalangi ambulans di Ciampea, Bogor. Disebutkan, mobil ambulans dihalang-halangi anggota Satpol PP yang melintas.

Dari narasi dan video yang beredar, kejadian ini terjadi di sekitar Warung Borong, Ciampea, Kabupaten Bogor, siang tadi sekitar pukul 10.40 WIB. Bemper depan ambulans pun ditunjukkan penyok dan lecet.

Anggota Satpol PP yang mengendarai mobil ini pun pergi meninggalkan lokasi sambil marah-marah.

"Dihalangi ambulans, Satpol PP aparat. Ambulans ditabrak," ucap seorang pria dari video yang beredar.

Kapolsek Ciampea AKP Andri Alam menyebut bahwa insiden itu terjadi karena kesalahpahaman.

"Jadi ambulans ini mau antar pasien pulang. Karena kondisinya agak sedikit padat, dia ngambil jalur kanan. Dia ngambil jalur kanan terus kebetulan Satpol PP ngambil jalur kanan juga. Terus secara nggak sengaja keserempet. Yang namanya orang keserempet turun kan, mungkin ribut di situ," terangnya.

Saat itu ambulans tersebut sedang mengantarkan pasien yang mengalami patah tulang.

"Sebenarnya bukan menghalangi, itu kecelakaan murni, Bener-bener nggak sengaja. Dia (Satpol PP) merasa ditabrak. Emang bener (Satpol PP) marah-marah. Ya gimana sih kalau orang ditabrak kan? Karena memang kedua belah pihak ini sama-sama salah sebenarnya, kalau berbicara. Cuma karena mungkin namanya Satpol PP ditabrak mobilnya, dia turun marah-marah, kan gitu," ungkapnya.

Dari kejadian ini, lanjutnya, tidak hanya mobil ambulans yang mengalami kerusakan. Mobil anggota Satpol PP tersebut juga mengalami kerusakan.

(mei/mea)