ADVERTISEMENT

12 Polisi Disanksi soal Penembakan Warga Makassar, Penembak Masih Misterius

Hermawan Mappiwali - detikNews
Senin, 28 Sep 2020 14:16 WIB
handgun with bullets on the wooden surface, closeup with vignette, useful for various security,protection or criminal topics
Foto: Ilustrasi (Dok. Thinkstock)
Makassar -

Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) telah memberi sanksi disiplin kepada 12 personel polisi yang terlibat kasus penembakan 3 warga Barukang, Makassar, dimana 1 di antaranya tewas. Namun pelaku penembakan hingga saat ini belum ketahuan.

"Tidak disebutkan (siapa yang menembak korban," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo ditemui di kantornya, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Senin (28/9/2020).

Ibrahim mengatakan hingga saat ini pihaknya juga belum menerima hasil uji balistik dari kasus penembakan tersebut.

"Ini sampai sekarang memang belum ada uji balistiknya yang dikeluarkan. Nanti kita masih menunggu proses itu," tuturnya.

12 Polisi yang diberi sanksi tersebut diberi sanksi karena dinilai telah melanggar aturan, yakni tidak melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Akibatnya dalam tugas kepolisian tersebut ada 3 warga yang kena tembakan, dimana 1 orang di antaranya tewas.

"Akhirnya dievaluasi sebagai kesalahan prosedur bagi anggota. Jadi sejak selesai sidang kemarin dia (12 orang) sudah dilaksanakan prosedur untuk penahanan," imbuhnya.

Saat ditanya terkait kronologi penembakan, Ibrahim menyebut pihaknya masih fokus ke sanksi disiplin bagi 12 polisi tersebut. Dia memaklumi jika ada pihak korban dalam kasus ini telah melaporkan kasus penembakan tersebut ke Dirkrimum Polda Sulsel untuk proses pidana.

"Itu (laporan korban) akan diproses sesuai dengan porsinya masing-masing. Tetapi saya tidak mau berspekulasi dulu sekarang. Biarkan dulu berjalan," tuturnya.

(nvl/idh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT