Akmal Taher Mundur dari Satgas Corona, PAN: Segera Cari yang Lebih Baik

Isal Mawardi - detikNews
Senin, 28 Sep 2020 06:16 WIB
Saleh Daulay
Anggota Komisi IX DPR Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay (Foto: Tsarina/detikcom)
Jakarta -

Eks Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Akmal Taher mundur dari jabatannya. Anggota Komisi IX DPR Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay meminta pemerintah bergerak cepat untuk mencari pengganti Akmal.

"Ya segera dicari penggantinya yang lebih baik, yang lebih betul-betul memahami, menguasai persoalan ini," ujar Saleh ketika dihubungi detikcom, Minggu (27/9/2020).

Menurutnya, Pemerintah mesti melihat kapabilitas pengganti Akmal secara teliti. Hal itu agar pengganti Akmal nantinya merupakan sosok yang tepat.

"Kita lihat kapasitas orang-orang itu kira-kira secara akademik dan dari sisi kapabilitas mampu untuk mengisi jabatan-jabatan itu, ya kita kasih kesempatan," tutur Saleh.

Saleh enggan berkomentar siapa sosok yang paling potensial mengisi pos yang ditinggalkan Akmal. Ia menyerahkan sepenuhnya ke pemerintah.

Di kesempatan yang sama, Saleh turut mengomentari hal yang sempat disorot oleh Akmal Taher usai mundur dari jabatannya, yakni tracing (pelacakan) dan testing (pengetesan).

"Menurut saya itu penting karena melalui tracing dan tracking itu, kita bisa menetapkan sejauh mana perkembangan dari virus ini di Indonesia. Kalau yang nggak ada tracing dan tracking nya kan kita nggak tahu di mana saja orang yang kena, siapa saja yang kena, mana yang zona merah mana yang tidak dan seterusnya," lanjut Saleh.

"Pemerintah juga harus mendengar masukan pandangan dan juga alternatif solusi yang ditawarkan oleh para ahli sehingga dengan demikian kelihatan bahwa pemerintah tidak mau mengerjakan sendiri tetapi ingin melibatkan banyak orang dan banyak pihak," tuturnya.

Sebelumnya, Akmal Taher dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri Akmal disampaikan secara lisan kepada Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo.

"(Pengunduran diri secara lisan) Tadi malam," kata Doni kepada wartawan, Jumat (25/9).

Tonton juga video 'Luhut Ajak Masyarakat Kompak Lawan Corona: Jangan Nyinyir':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/ibh)