Mundur dari Satgas COVID-19, Akmal Taher: Tracing-Testing Itu Mutlak

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 26 Sep 2020 22:23 WIB
Akmal Taher
Foto: Akmal Taher (Sumber: Situs FK UI)
Jakarta -

Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Akmal Taher menyatakan mundur dari jabatannya. Kini Akmal Taher buka suara soal pengunduran dirinya.

Akmal Taher bicara terkait pengunduran dirinya dalam diskusi virtual di akun YouTube CISDI TV, yang bertema 'Obrolan Panel Anti Hoax!', Sabtu (26/9/2020). Akmal Taher menjadi salah pembicara dalam diskusi itu dan ditanyai soal pengunduran dirinya (resign) dari Satgas COVID-19 oleh salah satu moderator.

"Pertanyaannya ini, Prof, sekarang ini apa lagi semester ini lagi sibuk ya di UI, jadi kok kemarin beritanya resign dari Satgas? Ada yang nanya begitu, Prof," kata moderator, Giovanni van Empel.

Eks Direktur Utama (Dirut) RSCM itu Akmal Taher menjawab pertanyaan moderator dengan santai. Akmal Taher membenarkan dirinya mengundurkan diri dari Satgas COVID-19.

"Ha-ha-ha, iya, saya kan di kampus bukan bagian ikut semesternya, saya bagian ngajarnya, nggak di semester, ha-ha-ha. Iya, resign-nya lah. Sementara ini resign dulu lah, menjawab nggak ya kira-kira? Ha-ha-ha," ujar Akmal Taher.

Masih dalam konteks pengunduran dirinya, Akmal Taher bicara soal pentingnya tracing (pelacakan) dan testing (pengetesan) COVID-19. Dia mengatakan akan bicara soal itu dan peran penting puskesmas terkait pandemi COVID-19.

"Jadi memang sementara ini resign lah, tapi saya akan tetap ini, untuk kegiatan apapun yang, buat saya tracing, testing, itu mutlak ditambah," ucap Akmal.

"Dan saya sangat yakin harus dikerjakan melalui puskesmas, jadi saya akan bolak-balik akan ngomong cuma itu, di tempat apapun yang ada kegiatan saya dapat kesempatan saya akan kerjaan itu, karena menurut saya itu yang belum kita kerjakan," imbuhnya.

Sebelumnya, Akmal Taher dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri Akmal disampaikan secara lisan kepada Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo.

"(Pengunduran diri secara lisan) Tadi malam," kata Doni kepada wartawan, Jumat (25/9).

(rfs/dnu)