Gedung Ditutup 3 Hari, BKN Tegaskan Tak Ada Pegawai Positif COVID-19

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 26 Sep 2020 19:15 WIB
Pegawai Negeri Sipil (PNS) wajib mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni. Seperti yang terlihat di Gedung BKN, Jakarta, Sabtu (1/6/2019).
Ilustrasi gedung BKN (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Gedung Badan Kepegawaian Negara (BKN) ditutup sementara selama tiga hari. Penutupan itu dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan COVID-19.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN Paryono mengatakan penutupan itu dilakukan mulai Sabtu, 26 September, sampai Senin, 28 September 2020. Penutupan itu untuk sterilisasi karena gedung sudah dipakai untuk seleksi kompetensi bidang (SKB) ASN dari beberapa instansi.

"Untuk pencegahan (penularan COVID-19) sih, kemarin kan SKB, seleksi kompetensi bidang, yang mengumpulkan banyak orang itu kemarin, itu kan sudah selesai. Kemudian juga waktu itu ada penyemprotan, tapi kan ada sebagian-sebagian gitu. Sekarang mau disemprot seluruh gedung. Jadi sekalian sudah selesai SKB. Jadi semua disterilkan," ujar Paryono saat dihubungi, Sabtu (26/9/2020).

Paryono memastikan gedung ditutup selama tiga hari bukan karena ada pegawai yang positif terpapar virus COVID-19. Dia mengatakan penutupan dilakukan untuk penyemprotan disinfektan seluruh gedung.

"Iya (bukan karena ada pegawai positif Corona), itu untuk penyemprotan seluruh gedung," katanya.

Dengan adanya penutupan gedung hingga hari Senin mendatang, seluruh ASN dan pegawai yang ada di BKN akan bekerja di rumah atau work from home (WFH).

"Iya, Senin semua WFH," kata Paryono.

Simak juga video '70% Kematian Corona Berasal dari 10 Negara, WHO Beri Imbauan':

[Gambas:Video 20detik]



(man/idh)