Ustaz Abdul Somad Dijaga TNI Saat Ceramah, Ini Kata Polda Lampung

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Sabtu, 26 Sep 2020 15:57 WIB
Ustaz Abdul Somad (UAS) meninggalkan gedung KPK. Ia mengatakan kehadirannya untuk mengisi tausiyah tentang penguatan mental di tubuh lembaga antirasuah itu.
Ustaz Abdul Somad (Ari Saputra/detikcom)
Bandar Lampung -

Beredar tangkapan layar posting-an di Instagram yang menerangkan Ustaz Abdul Somad (UAS) dijaga anggota TNI saat sedang mengisi ceramah di Lampung. Polda Lampung mengatakan penjagaan oleh TNI dilakukan karena kebetulan kegiatan atas undangan TNI.

"Memang kebetulan salah satu dari TNI mengundang beliau juga. Jadi sekalian jalan, itu sebenarnya ada undangan dari TNI AL, yaitu di daerah Pesawaran. Jadi sekalian jalan mereka bersinergi membantu Polri," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad saat dihubungi detikcom, Sabtu (26/9/2020).

Pandra menjelaskan kegiatan dakwah UAS berlangsung pada Jumat, (25/9/2020) sore. Pandra menyampaikan, ada lima lokasi objek di Lampung yang akan didatangi UAS untuk berceramah.

"Kegiatan dakwah dari UAS yang berlangsung kemarin sore sampai hari ini kebetulan di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung ada lima objek. Kegiatan semuanya itu pertama peranan TNI di sini kan karena kita masuk di satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. Makanya tampak ada unsur TNI karena kita juga menerapkan Inpres Nomor 6 Tahun 2020," kata Pandra.

Pandra menuturkan, penjagaan itu juga merupakan sebuah bentuk upaya perlindungan dari TNI-Polri kepada para penceramah setelah sebelumnya ulama Syekh Ali Jaber ditusuk orang tak dikenal. Selain itu, dikatakan Pandra, penjagaan juga sejalan dengan Maklumat Kapolri Nomor 3 Tahun 2020 untuk mendisiplinkan dan mencegah terjadinya kerumunan pada setiap kegiatan.

"Sekaligus (penjagaan pendakwah setelah peristiwa penusukan Syekh Ali Jaber). Dulu kan juga gitu waktu Syekh Ali Jaber kan juga gitu (dijaga). Jadi peranan dari Gugus Tugas juga di situ, untuk jangan sampai orang berkumpul. Kita menerapkan apa yang menjadi Maklumat Kapolri. Jadi unsur TNI dan Polri setiap ada keramaian masyarakat itu harus ada upaya pendisiplinan," tuturnya.

Lebih lanjut, Pandra mengatakan, Polda Lampung mempersiapkan 150 personelnya untuk disebar di setiap kegiatan. Dia menyampaikan, penjagaan dilakukan untuk semua kegiatan keagamaan, termasuk kegiatan pilkada yang berlangsung di wilayah Bandar Lampung.

"Semua kegiatan (dijaga) komitmen bersama, semua kegiatan keagamaan siapa pun juga yang ada di sini merupakan tanggung jawab wilayah untuk melakukan pengamanan. Itu sebenarnya ada undangan dari TNI AL, yaitu di daerah pesawaran. Jadi sekalian jalan, mereka bersinergi membantu Polri, ada undangan juga dari institusi TNI," jelas dia.

"Alhamdulillah aman-aman saja sampai saat ini. Polresta Bandar Lampung sudah mengerahkan, artinya setiap kegiatan terutama Sabtu-Minggu lebih dari 150 personel nanti disebar di situ. Apalagi sekarang dalam rangka sudah mulai kampanye pilkada," imbuhnya.

Simak juga video 'Analisis BNPT soal Fenomena Kasus Penyerangan Ulama':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)