Raih Survei Tertinggi, SHM-MAR Diprediksi Menang Pilkada Tanah Bumbu

Inkana Putri - detikNews
Sabtu, 26 Sep 2020 13:14 WIB
Syafruddin H. Maming (SHM) dan M. Alpiya Rakhman (MAR)
Foto: Timses SHM-MAR
Jakarta -

Jelang Pilkada 9 Desember mendatang, bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Tanah Bumbu, Syafruddin H. Maming (SHM) dan M. Alpiya Rakhman (MAR) saat ini unggul dari 2 pasangan lawannya.

Duet SHM-MAR meraup 1101 suara (85,8%) dari 1283 suara yang masuk, disusul pasangan Zairullah dan M Rusli dengan 139 suara (10,9%) dan pasangan Mila Karmila dan Zainal Arifin dengan 43 suara (3,4%).

Berdasarkan polling tersebut, Syafruddin diprediksi akan memenangkan kontestasi Pilkada Kabupaten Tanah Bumbu bersama pasangannya Alpiya. Diketahui, Syafruddin merupakan kakak dari Mardani H. Maming yang merupakan Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) sekaligus pernah mendapat rekor MURI sebagai Bupati Tanah Bumbu termuda.

"Hasil polling tersebut merupakan cerminan dari mimpi masyarakat Tanbu terhadap pemimpin yang mereka harapkan dapat menghadirkan kesejahteraan. Pasangan Syafruddin-Alpiya dinilai paling kuat sampai akar rumput karena rekam jejak yang baik. Syafruddin yang merupakan mantan Anggota DPR RI, dan Alpiya adalah mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tanbu," ujar Direktur Kalsel Research Center Anwar Chalid dalam keterangan tertulis, Sabtu(25/9/2020).

Sebelumnya Syafruddin yang akrab disapa Cuncung tersebut sempat menyampaikan rasa syukurnya kepada masyarakat Tanah Bumbu yang mendukung dirinya bersama Alpiya untuk terus maju sampai hari pemilihan.

Ketua Yayasan Haji Maming ini juga mengatakan SHM-MAR akan terus mengupayakan kesejahteraan bagi masyarakat Tanah Bumbu dengan melanjutkan program Tri Dharma Pembangunan.

"Program Tri Dharma Pembangunan yang merupakan program unggulan Mardani H. Maming yang merupakan adik dari Bapak Cuncung selama dua periode menjabat sebagai Bupati Tanah Bumbu ini akan dilanjutkan oleh SHM-MAR dengan menaruh fokus serta prioritas pada 3 sektor yaitu pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur," imbuhnya.

Berdasarkan data milik Kalsel Research Center, hampir setengah penduduk berusia 15 tahun ke atas di Kabupaten Tanah Bumbu memiliki ijazah SD dan bahkan tidak memiliki ijazah. Jumlah penduduk dengan ijazah tertinggi Diploma dan Sarjana juga masih cukup rendah.

"Keberhasilan pendidikan di suatu daerah dapat dilihat salah satunya dari Angka Partisipasi Sekolah (APS). Untuk itu melanjutkan program pendidikan gratis sampai 12 tahun, pemberian beasiswa pada anak yang berprestasi serta mahasiswa untuk pendidikan formal dan informal. Termasuk pengiriman siswa sampai ke Hadramaut untuk bidang keagamaan merupakan langkah yang sangat tepat bagi pasangan SHM-MAR," kata Anwar.

Di bidang kesehatan, pasangan SHM-MAR juga akan memberlakukan biaya kesehatan gratis untuk menjaga dan meningkatkan angka harapan hidup masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu. Selain itu biaya penanganan kesehatan berupa rujukan ke seluruh rumah sakit lain akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah.

Perihal permasalahan akses jalan yang mengalami kerusakan, pasangan SHM-MAR juga menekankan fokus pada pentingnya pembangunan infrastruktur dengan tujuan menyambung akses antar wilayah di Kabupaten Tanah Bumbu. Program pembangunan infrastruktur pun akan dilanjutkan dan berfokus pada pembangunan jaringan transportasi darat berupa jalan baru maupun peningkatan kualitas.

Data BPS Kalimantan Selatan mencatat panjang jalan beraspal sedikit mengalami penurunan persentase yang sebelumnya 40,93 persen menjadi 40,56 persen, namun panjang jalan tanah berkurang diiringi peningkatan jalan berkerikil. Sedangkan, masyarakat membutuhkan akses jalan yang memadai untuk berkegiatan sehari-hari, khususnya berniaga.

"Jika dilihat dari program pasangan ini, infrastruktur merupakan faktor penentu ekonomi Tanah Bumbu, khususnya ketersambungan akses antar tempat. Jika banyak jalan rusak akan mendapatkan rehabilitasi, tentu akan memberikan rasa aman dan tentunya kenyamanan bagi masyarakat. Pastinya masyarakat juga menantikan hal ini untuk terealisasikan dengan baik dan maksimal. Jika dilihat dari kapasitas dan track record insyaallah bisa direalisasikan," pungkas Anwar.

Sebagai informasi, potret peta politik kontestasi Pilkada Kabupaten Tanah Bumbu didominasi oleh pertarungan antar dua trah atau keluarga. SHM-MAR merupakan duet anak dan cucu Pambakal Tuha atau sebutan bagi tokoh kepala desa yang dihormati.

Dalam Pilkada 2020 ini, SHM-MAR akan melawan Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa dan mantan Bupati Tanah Bumbu periode 2005-2010 Zairullah Azhar bersama Muhammad Rusli yang merupakan kakak dari pengusaha di Kabupaten Tanah Bumbu yaitu Andi Syamsuddin Arsyad atau akrab disapa Haji Isam (HI)

Sementara itu, paslon independen Mila Karmila-Zainal Arifin dinilai kurang mendominasi dalam Pilkada 2020.

(mul/ega)