Ketua Majelis Ahok Ditunjuk Jadi Kepala Pengawas Hakim Se-Indonesia

Andi Saputra - detikNews
Jumat, 25 Sep 2020 18:28 WIB
Ketua PN Jakut yang juga hakim ketua sidang perkara Ahok, Dwiarso Budi Santiarto memberikan keterangan kepada wartawan, Rabu (17/5/2017)
Dwiarso Budi Santiarto (Foto: dok. detikcom)
Jakarta -

Ketua majelis yang mengadili Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Dwiarso Budi Santiarto, akan dilantik menjadi Kepala Badan Pengawas (Bawas) Mahkamah Agung (MA). Dengan jabatan itu, Pak Budi--demikian ia biasa disapa--akan bertugas mengawasi hakim seluruh Indonesia.

"Ya benar. Sudah turun Keppres-nya. Pak Budi dilantik juga jadi Kabawas," kata juru bicara MA, hakim agung Andi Samsan Nganro, saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (25/9/2020).

Rencananya Budi akan dilantik di gedung MA pada Senin (28/9) esok. Selain itu, dilantik Pudjo Harsoyo menjadi Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Kendari, Sulawesi Tenggara. Pudjo sebelumnya adalah Sekretaris MA.

Sebagaimana diketahui, Budi saat menjadi Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjadi ketua majelis perkara Ahok. Setelah itu, MA mempromosikan Budi menjadi hakim tinggi pada PT Denpasar. MA menyatakan promosi Dwiarso Budi melalui seleksi promosi yang sudah berjalan 3 bulan sebelumnya.

Selain itu, MA menyatakan promosi Dwiarso sesuai prosedur seleksi promosi oleh Tim Promosi dan Mutasi MA. Seleksi itu melalui penelusuran rekam jejak, wawancara, ujian tertulis, dan meminta masukan dari Badan Pengawas MA.

"Seleksinya 3-4 bulan. Tidak dalam waktu satu dan dua hari. Jadi kebetulan saja waktunya (dengan putusan Ahok, red)," kata Kabiro Hukum dan Humas MA Ridwan Mansyur kala itu.

Setelah itu, Budi ditarik ke MA menjadi tim pengawas di Bawas MA.

(asp/jbr)