Bawaslu Puji Protokol Kesehatan Saat Pengundian Nomor Urut Pilkada

Dwi Andayani - detikNews
Jumat, 25 Sep 2020 18:25 WIB
Anggota Bawaslu RI, Mochammad Afifuddin saat menghadiri diskusi buku di Yogya, (27/12/2018)
Foto: Usman Hadi/detikcom
Jakarta -

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberikan catatan terkait pelaksanaan pengundian nomor urut Pilkada 2020. Bawaslu menilai kepatuhan protokol kesehatan lebih baik dibandingkan pada tahapan pendaftaran.

"Kepatuhan protokol kesehatan bagus. Secara umum, penerapan protokol lebih dikuatkan dibanding pada saat pendaftaran bakal calon. Koordinasi antara penyelenggara pemilihan dan pihak keamanan lebih sistemis didukung oleh kepatuhan dari pasangan calon," ujar anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin saat dihubungi, Jumat (25/9/2020).

Afif mengatakan, berdasarkan laporan, kerumunan sempat terjadi pada pengambilan nomor urut di Paser, Kalimantan Timur. Namun, kerumunan disebut berada di luar tempat acara dan paslon tidak melakukan arak-arakan.

"Menyampaikan laporan dari Bawaslu Paser, pada saat pengambilan nomor urut masa pasangan calon Alphad- Arbain berkerumun di luar tempat acara, namun mereka tidak melakukan arak-arakan," kata Afif.

Selain itu, Afif menyebut pihaknya sempat memberikan rekomendasi penundaan dalam pengambilan nomor urut di Kabupaten Bandung. Afif mengatakan penundaan ini terjadi selama 20 menit karena membawa bus ke dalam area.

"Bandung sempat tunda sebentar karena rekomendasi kita, karena bawa bus dan setelah keluar area dilanjutkan pengundian. Infonya juga di luar kendali tim. Bandung tundanya 20 menit," tuturnya.

Afif mengatakan pihaknya mencatat lokasi pengundian nomor urut terbanyak dilakukan di hotel atau gedung. Selain itu, pengundian dilakukan di dalam ruangan tertutup sebanyak 193, sedangkan di luar ruangan sebanyak 35.

"Terhadap tempat yang dijadikan lokasi pengundian, 127 di hotel atau gedung, 74 di kantor KPU dan 27 di lokasi lainnya. Terhadap lokasi pengundian ditemukan 193 di dalam ruangan tertutup dan 35 di luar ruangan (terbuka)," pungkasnya.

(dwia/imk)