Nova Iriansyah Hadiri Sidang Interpelasi, DPRA Bahas Proyek Multiyears-Corona

Agus Setyadi - detikNews
Jumat, 25 Sep 2020 17:07 WIB
Rapat paripurna dalam rangka penyampaian jawaban terhadap penggunaan hak interpelasi DPR Aceh (Agus Setyadi/detikcom)
Rapat paripurna dalam rangka penyampaian jawaban terhadap penggunaan hak interpelasi DPR Aceh. (Agus Setyadi/detikcom)
Banda Aceh -

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menghadiri rapat paripurna dalam rangka penyampaian jawaban terhadap penggunaan hak interpelasi DPR Aceh. Pihak legislatif sempat menyinggung masalah proyek multiyears hingga penanganan Corona di Tanah Rencong.

Nova hadir ke ruang sidang paripurna DPR Aceh di Banda Aceh, Jumat (25/9/2020) sekitar pukul 15.00 WIB. Rapat dipimpin Ketua DPR Aceh Dahlan Jamaluddin serta dihadiri anggota DPR Aceh.

Saat membuka persidangan, Dahlan menjelaskan asal usul hingga berujung dilakukan interpelasi terhadap Nova. Menurut Dahlan, DPR Aceh sudah menyampaikan pertanyaan yang diajukan pengusul interpelasi ke Nova sebelum sidang hari ini digelar.

Dahlan lalu menyinggung soal proyek multiyears tahun 2020-2022. Dahlan menyebut DPR Aceh sudah membatalkan proyek tersebut karena dinilai ada mekanisme yang dilanggar.

"Proyek multiyears tidak pernah ada dalam pembahasan APBA 2020. Proyek ini masuk secara tiba-tiba pada akhir pengesahan hanya dengan kesepakatan antara Pemerintah Aceh dengan pimpinan DPR Aceh saat itu (periode 2014-2019)," kata Dahlan.

Dahlan menyebut usulan itu tanpa persetujuan oleh seluruh anggota DPR Aceh dalam rapat paripurna. Menurutnya, Pemerintah Aceh mengabaikan mekanisme dalam pembahasan usulan proyek tahun jamak tersebut.

"Kami menduga proyek ini adalah penumpang gelap dalam APBA 2020. DPR Aceh bukan menolak pembangunan akan tetapi ada mekanisme yang dilanggar dalam pengusulan penganggaran oleh Pemerintah Aceh dalam penyusunannya tanpa mengindahkan peraturan perundang-undangan yang ada," kata Dahlan.

Selain itu, Dahlan juga menyinggung soal penanganan Corona di Aceh. Dahlan menyebut masih ada tenaga medis di Aceh bekerja dengan peralatan seadanya.

"Pemprov Aceh menghadapi wabah seperti penyakit biasa padahal ini wabah yang penyebarannya sangat tinggi," lanjut Dahlan.

Dahlan kemudian mempersilakan Nova untuk menyampaikan jawabannya. Namun baru beberapa menit Nova berbicara, sidang diskor untuk melaksanakan salat Ashar.

(agse/jbr)