Sembuh dari Corona, Rektor IPB Diperbolehkan Pulang ke Rumah

Farih Maulana Sidik - detikNews
Jumat, 25 Sep 2020 10:22 WIB
Rektor IPB Arif Satria (Dok IPB)
Rektor IPB Arif Satria (Dok. IPB)
Jakarta -

Rektor Institut Pertanian Bogor atau IPB University Arif Satria yang positif virus Corona (COVID-19) sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Kini Arif sudah dinyatakan sembuh dari Corona dan diizinkan pulang ke rumah,

"Syukur Alhamdulillah hasil tes swab kedua saya menunjukkan bahwa saya dinyatakan negatif. Hari ini saya diperbolehkan kembali ke rumah dan akan menjalani isolasi mandiri selama 10 hari sesuai protokol kesehatan," ujar Arif kepada wartaan, Jumat (25/9/2020).

Arif menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran IPB, termasuk para mahasiswa yang memberikan support untuknya. Ia juga memberikan apresiasi kepada para tenaga medis yang telah merawatnya sampai sembuh. Arif menjalani perawatan di RS EMC, Sentul.

"Saya mengucapkan terima kasih atas segala doa, perhatian dan dukungan dari seluruh keluarga, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, Pemerintah Pusat (Kementerian dan Lembaga), Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor, dokter, dan tenaga medis," ucap Arif.

"Para sahabat serta semua pihak yang membantu proses selama saya menjalani isolasi mandiri di rumah maupun rumah sakit sejak 19-24 September 2020," lanjutan. Mohon doanya agar saya dapat segera pulih dan sehat kembali seperti sediakala sehingga dapat menjalankan aktivitas dan kewajiban saya sebagai Rektor IPB dengan baik," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Arif Satria terjangkit virus Corona. Meski ia positif Corona, lingkungan keluarga hingga sopirnya tidak ikut terpapar.

Arif mengatakan, sebelum terkonfirmasi positif Corona, dia beberapa kali menerima tamu dan mengikuti sejumlah acara. Namun, menurut dia, kegiatan yang dijalankannya hanya sebatas di Bogor. Ia menyatakan tak pernah bepergian ke luar Jabodetabek.

"Acara di Bogor saja. Beberapa kali menerima tamu dan ikut acara eksternal juga, meski sudah sesuai protokol. Selama COVID-19 saya tidak pernah ke luar Jabodetabek," kata Arif kepada wartawan, Sabtu (19/9).

Menurut Arif, dirinya mendapat banyak dukungan dari rekan kerja dan mahasiswa. Karena itu, Arif merasa bersemangat dan optimistis bisa sembuh dari infeksi virus tersebut.

"Alhamdulillah mendapat banyak semangat dari kolega dan mahasiswa sehingga makin semangat," tuturnya.

(elz/fjp)