Round-Up

Kisah Sedih di Balik Aksi Pemobil Tabrak Satpol PP di Operasi Yustisi

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 25 Sep 2020 05:33 WIB
Petugas gabungan menggelar Operasi Yustisi di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis (24/09/2020). Warga yang melanggar dihukum mengecat trotoar.
Ilustrasi operasi yustisi. (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Seorang pria berinisial IBC (50) diamankan petugas setelah menabrak anggota Satpol PP inisial JR (36) saat ditindak pada operasi yustisi di Cakung, Jakarta Timur. Di balik aksi pria penabrak anggota Satpol PP itu tersimpan cerita sedih.

IBC saat itu diketahui berdua di dalam mobil bersama anaknya yang berusia 10 tahun. Anak berkebutuhan khusus itu ditemukan dengan kondisi badannya penuh luka lebam.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Irigasi, Kelurahan Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur, pada Rabu (23/9) pukul 10.00 WIB. Kala itu petugas gabungan mendapati IBC mengendarai mobil tanpa menggunakan masker.

"Jadi kami tiga pilar melaksanakan operasi yustisi, saat itu pelaku pakai mobil dan nggak pakai masker. Disetop petugas untuk dimintai sanksi. Tapi pelaku menolak dan segera tancap gas sehingga petugas di depannya tertabrak," kata Kapolsek Cakung Kompol Satria ketika dihubungi wartawan, Kamis (24/9/2020).

Petugas sempat mengejar mobil IBC tersebut. Setelah berhasil diberhentikan, IBC menolak diberi sanksi pelanggaran operasi yustisi. Menurut Satria, saat itu pelaku beralasan tidak mengetahui adanya operasi yustisi tersebut.

"Kita minta baik-baik untuk turun dia menolak. Kita jelaskan juga kesalahannya tapi menyangkal dan bilang nggak mengetahui sedang dilaksanakan operasi yustisi," terang Satria.

Sementara itu, petugas Satpol PP berinisial JR (36) yang ditabrak IBC mengalami beberapa luka di bagian tubuhnya. Korban pun diketahui telah membuat laporan di Polsek Cakung.

"Betul, betul sudah buat laporan," imbuh Satria.

Selanjutnya
Halaman
1 2