Pilkada 2020, Ketum Golkar Targetkan 60% Kemenangan

Inkana Putri - detikNews
Kamis, 24 Sep 2020 23:26 WIB
Ketum Golkar Airlangga Hartarto
Foto: Rahel/detikcom
Jakarta -

Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto menggelar Rakornis Bapilu PG dan BSNP tahun 2020 secara virtual. Dalam rapat tersebut, Airlangga menegaskan pentingnya kemenangan bagi Partai Golkar di Pilkada Serentak 2020.

"Partai Golkar adalah partai yang di 270 daerah yang menggelar Pilkada, calonnya lengkap dan kita berharap kemenangan 60 persen ini bisa dijaga," kata Airlangga dalam keterangannya, Kamis (24/9/2020).

Dalam sambutannya, Airlangga menjelaskan target kemenangan di lingkup internal Golkar sebenarnya adalah 70 persen. Oleh karena itu, ia meminta seluruh ketua DPD Golkar di provinsi dan kota untuk menggunakan target internal tersebut sebagai target kinerja masing-masing.

"Penting bagi kita untuk bekerja keras karena ini adalah bagian dari langkah awal untuk memenangkan pemilu 2024, baik itu pemilu legislatif, maupun pemilu presiden," ungkapnya.

Airlangga menegaskan Partai Golkar harus bisa melakukan reset dan rebooting dalam penanganan COVID-19 dan keikutsertaannya di Pilkada serentak 2020. Pasalnya, ia sudah memberikan instruksi serta membentuk Satgas Penegakan Disiplin Kader Partai Golkar di pilkada.

"Dalam situasi seperti ini Partai Golkar menginstruksikan seluruh Indonesia, kabupaten / kota dan provinsi yang melakukan Pilkada untuk membentuk Satgas Penegakan Disiplin," katanya

Menurutnya, saat ini stigma COVID-19 sangat membekas di masyarakat. Oleh karena itu ia menegaskan agar para calon dan kader Parta Golkar untuk menggelar kampanye atau rapat umum sesuai dengan peraturan yang sudah ditentukan.

"Dengan adanya Satgas ini maka tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh calon-calon dari Partai Golkar maupun kader-kader Golkar dalam mengorganisasi kampanye, pertemuan, dan rapat-rapat yang bertentangan dengan protokol COVID yang sudah dibuat PKPU revisi," imbuhnya.

Menko Perekonomian ini juga meminta agar seluruh kader partai Golkar mengerti dan memahami terkait hal yang diatur dalam PKPU dan kegiatan yang bisa dilakukan ke masyarakat. Airlangga juga mengatakan dalam rangka ulang tahun Golkar dan kampanye pilkada, pihaknya akan membagikan tiga juta masker di 270 daerah.

Terkait pilkada serentak, Airlangga menyatakan saat ini sudah ada gerakan-gerakan masyarakat yang menginginkan agar pilkada 2020 ditunda atau digagalkan. Salah satunya dengan mendorong para pemilih yang datang ke TPS kurang dari 50 persen.

"Ini menjadi tantangan sekaligus peringatan bagi kita, bahwa seluruh kader Golkar perlu memberi keyakinan dan kepercayaan kepada masyarakat, agar masyarakat percaya diri untuk hadir di TPS," paparnya.

Oleh karena itu, ia meminta agar para satgas mendorong masyarakat untuk tetap hadir di TPS. Adapun hal tersebut penting bagi Parta Golkar karena tingkat kemenangan akan ditentukan lewat partisipasi masyarakat.

"Untuk itu peran Satgas dan Badan Saksi Nasional Golkar sangat penting untuk mendorong masyarakat yang akan memilih Partai Golkar untuk hadir di TPS," tambah Airlangga.

Selain itu, Airlangga juga meminta agar para kader Golkar tetap solid dan terus berusaha untuk menang dalam Pilkada, serta terus mempersiapkan diri menghadapi pemilu 2024 secara terus menerus.

Sementara itu Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurdin Halid mengatakan kunci merebut kemenangan yakni partai beringin harus soldi. Bagi Nurdin, Pilkada 2020 merupakan arena uji coba dalam jangka pendek untuk menilai sejauh mana kreativitas kader-kader Golkar, terutama dalam mengoptimalkan teknologi digital, media daring dan juru bicara andal untuk berkomunikasi secara menyakinkan di mata publik.

"Rakornis ini akan membahas dan menyusun taktik dan strategi guna memenangkan 60 persen target kemenangan, dan memenangkan Pileg dan memenangkan Airlangga Hartarto dalam Pilpres 2024," pungkasnya.

(mul/mpr)